Showing posts with label Astronomi. Show all posts
Showing posts with label Astronomi. Show all posts

Thursday, August 27, 2015

Rasi Bintang-Extraterrestrial Miracle


Rasi Bintang-Extraterrestrial Miracle

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1YyEFgYq8JUlh1H-9IfFVJARB1oWplF3niFFK5-VNebgo8VAhC_DfPgNziCuVM7zWLMRM-Hy7f7T5u_nCqcAzKKuFxDpIg7wgTPPSyBdvuttlzkYlYljxB84rRLa3egSLo7UhyMZl9O4/s1600/zodiak.jpg 
   Apa kalian pernah memandangi langit di malam hari ? pernah coba membuat rangkaian garis dari titik-titik cahaya bintang malam ? Mungkin kalau di waktu modern seperti sekarang agak sulit untuk lihat semua cahaya bintang akibat dari polusi cahaya yang ada, Tapi, kalau kalian berhasil membuat bentuk dari bintang-bintang itu, berarti kalian udah menemukan suatu rasi bintang. Apa sih sebenernya rasi bintang itu ?

   Rasi bintang atau konstelasi adalah kumpulan bintang-bintang yang dihubungkan menjadi suatu pola rekaan pada bidang langit. Jadi, bintang-bintang dalam satu rasi mungkin agak ‘berdekatan’ menurut bidang pandang, tetapi dalam garis pandang, sangat mungkin salah satu bintangnya lebih dekat ke Bumi dari pada ke bintang-bintang lainnya. Pola-pola suatu rasi dibuat hanya berdasarkan imajinasi penemunya, dan umumnya diberi nama binatang atau tokoh-tokoh dalam mitologi Yunani dan Romawi.

   Zodiak adalah dua belas rasi yang terletak di sepanjang ekliptika, yaitu Aquarius, Pisces, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, dan Capricorn. Zodiak melakukan gerak semu tahunan akibat revolusi Bumi, oleh sebab itu, kulminasi zodiak berganti tiap-tiap bulannya. Yang dimaksud kulminasi pada rasi ini adalah kulminasi tahunan suatu rasi, yaitu waktu suatu rasi berada segaris dengan Matahari. Rasi Aries yang dijadikan standar waktu bintang, akan berkulminasi pada tanggal 21 Maret. Jadi, pada tanggal 21 Maret Matahari akan berada rasi Aries.

Klasifikasi Galaksi

Klasifikasi Galaksi

      Jutaan galaksi temuan Hubble mempunyai berbagai ukuran, bentuk dan arah. Sebagian besar galaksi 
 lebih kecil daripada galaksi kita, tetapi beberapa diantaranya lebih besar. Bentuknya bermacam-macam, dan umumnya digolongkan dalam tiga kelas : 

http://astronomeraan.weebly.com/uploads/5/4/8/6/5486964/4573852.jpg?354

1.      Galaksi elips, yang sudah tidak menghasilkan bintang baru lagi, karena gas dan debunya sudah habis 
      terpakai. Galaksi ini biasanya sangat besar, dan hampir seluruhnya terdiri atas bintang populasi II yang   
      lebih tua. Galaksi ini dibagi lagi menjadi kelas E0 (bentuk bola) sampai yang berbentuk pipih dengan 
      rumus En, dengan n = 10 [1 - (b/a)].
2.      Galaksi tidak beraturan (irregular), yang tidak mempunyai bentuk, walau di sana-sini memperlihatkan 
      bentuk spiral. Galaksi ini terutama berisi bintang-bintang populasi I, yakni bintang besar, biru dan panas, 
      dan bintang  muda yang putih kebiruan. Galaksi ini banyak mengandung debu dan gas antar bintang.

Saturday, March 14, 2015

Galaksi Bimasakti

                  Galaksi Bimasakti


Galaksi Bimasakti (Milky Way) adalah galaksi dimana sistem tata surya kita berasal. Galaksi Bimasakti berbentuk cakram dengan garis tengah kurang lebih 100.000 tahun cahaya dan tebal 1000 ly, dengan Matahari berada pada jarak 30.000 ly dari pusatnya. Bagian tengahnya (bulge) menggembung seperti bola rugby berdiameter sekitar 15.000 ly pada lintangnya dan 20.000 ly pada bujurnya. Semua bintang yang dapat kita lihat pada langit malam berada dalam galaksi Bimasakti. 

Matahari mengelilingi pusat galaksi dengan kecepatan sekitar 220 km/s. Waktu yang diperlukan Matahari untuk sekali mengedari pusat galaksi adalah 240 juta tahun, dikenal sebagai Tahun kosmis (cosmic year). Karena umur Matahari diperkirakan sekitar 4,6 – 5 milyar tahun, berarti Matahari telah mengelilingi pusat galaksi sebanyak 20 putaran lebih
Galaksi kita berbentuk spiral batang (SB), yang terdiri dari milyaran bintang. Pada bagian disk umumnya ditemukan bintang bintang muda dan MAB, sedangkan pada bagian bulge umumnya terdapat bintang-bintang tua dan sangat sedikit MAB

Di beberapa tempat kita bisa melihat beberapa bintang yang bergerombol.  Gerombolan bintang ini disebut gugus bintang. Anggotanya bisa hanya beberapa ratus tetapi ada juga yang sampai ratusan ribu bintang. Ada dua macam gugus bintang, yaitu gugus galaktik (galactical cluster) yang terletak pada disk dan gugus bola (globular cluster) yang terletak pada halo

Gugus galaktik anggotanya tidak terlampau banyak dan bentuknya kurang simetris sedangkan gugus bola lebih banyak anggotanya dan bentuknya simetris. Gugus galaktik umumnya dihuni oleh bintang-bintang muda yang kebiruan (populasi I) dan terletak di sekitar lengan galaksi. Adapun gugus bola dihuni oleh bintang-bintang tua yang kemerahan (populasi II) dan terletak di luar cakram galaksi.

 Galaksi Bimasakti kita bukanlah satu-satunya galaksi di alam semesta. Bermilyar-milyar galaksi lain ada di dalam alam semesta. Galaksi-galaksi yang berdekatan dikelompokkan menjadi gugus galaksi (cluster), sedangkan cluster-cluster ini secara longgar berkelompok dalam struktur yang lebih besar yang disebut super-gugus (super cluster).

Galaksi kita beserta galaksi Andromeda (M31), Awan Magellen Besar (LMC) Awan Magellan Kecil (SMC), Sagittarius dSph, Sculptor dSph, M94, M101, M33, NGC 300, NGC247, dan Triangulum beserta galaksi dekat lainnya digolongkan sebagai gugus lokal, terdiri lebih dari 30 galaksi yang terletak dalam pinggiran super gugus Virgo, yang pusatnya sekitar 50 juta tahun cahaya dari kita.


Ruang di antara bintang tidak kosong tetapi terisi oleh gas dan debu antar bintang. Di beberapa tempat gas dan debu ini terdapat dalam konsentrasi tinggi dan dapat dilihat sebagai nebula, yang merupakan dapur pembentukan bintang.

Sumber@Buku : Astronomi dan Astrofisika rev.3-Galaksi dan Alam Semesta  (by. Sunkar Eka Gautama)
                Status : Modified