Showing posts with label Seni. Show all posts
Showing posts with label Seni. Show all posts

Friday, November 13, 2015

sebuah Puisi - Harmoni Cinta

Ku pejamkan mata ini dan kuhirup udara pagi..
Ku hembuskan udara perlahan..sejenak ku merasakan kedamaian..
Seketika bayangmu terlintas dibenakku.
Tak sadarku terjebak dalam nada rindu..
Terbuaiku dalam alunan syahdu..harmoni cintaku
Jauhku terlena dalam lamunku..
rindu itu semakin terasa..semakin besar..
Dan semakin menyesakkan dada..
Terbuaiku dalam fatamorgana semu..



Tersentak ku terdasar dari lamunku..
Tak seharusnya ku rasakan itu
Ku tepis jauh anganku ..
Ku hapus rinduku dan kembali kusimpan harmoniku..
Dalam balut doaku..



Sulit bagiku menahan gejolak ini..
Namun aku tetap akan bersabar dalam fase penantianku
Ku titip engkau pada Tuhanku agar Tuhan senantiasa menjagamu
Dan aku coba tuk tetap menjaga kesucian hati
Hingga halal bagiku untuk merasakan kerinduan ini..



Kala ku merindukanmu..
Ku pandangi cermin dan kurasakan kehadiranmu..
Kau begitu mirip denganku, mungkin kau tak sadari itu..
Namun suatu hari kau pasti akan tahu..
Duhai cinta jaga dirimu..



Ini hanyalah ungkapan hati yang terbalut dalam melodi..
Tercipta dalam dimensi rasa yang semakin menyiksa lara..
Namun tetap terdengar indah..
Harmoni cinta..





Friday, October 30, 2015

Fase Penantian - Sebuah Puisi



Fase kehidupan ini telah ditentukan..
Tahap demi tahap harus di lalui..
Begitulah skenario kehidupan..
Terkadang terdapat kerisauan dalam hati..
Karena saat ini engkau berada dalam tahap tersulit..
Dalam fase penantian..



Duhai insan dalam fase penantian
Disinilah dibutuhkan kesabaran
Alur ini masih sangat panjang..
Tahap demi tahap harus engkau lalui..
Untuk itu engkau harus mempersiapkan..



Sungguh skenario ini diciptakan oleh sutradara terhebat..
Yang telah mempersiapkan ending terindah dalam skenario yang ia ciptakan
Dan saat ini engkau diberadakan dalam fase penantian
agar siap untuk melanjutkan skenario ini
Sungguh sekenario yang ia ciptakan tak akan tergambarkan..
Fase penantian adalah tahap tersulit dan banyak tantangan..
Disini kita bebas memilih peran namun sang sutradaralah pemegang keputusan..



Fase ini adalah tahap pemantas diri..
Peran apa yang akan kau mainkan nanti..
Terdapat seleksi dalam tahap ini..
Namun engkaulah yang memilih..



Duhai insan yang berada dalam fase penantian..
Disinilah butuhakan kesabaran..ketegaran serta persiapan
Untuk melanjutkan adegan dalam sekenario kehidupan..



Saturday, October 24, 2015

Gelisah

Gelisah


Duhai hati..
Apa yang terjadi..
Mengapa engkau berdegup tak berarah..
Mengapa engkau resah tak ada sebabnya..


Duhai hati.. 
Aku tidak mengerti..
Mengapa engkau datangkan kegelisahan ini..
Membuatku tidak tenang.. 
Buatku tidak menentu..


Aku rasakan degup itu tidak wajar..
Aku rasakan degup itu makin kencang..
Aku gelisah sungguh aku gelisah
Namun aku tidak mengerti.. 
Apa sebab gelisah ini..


Sekilas ku ingat seseorang disana
Apa dia baik-baik saja.. 
Atau ada yang terjadi padanya..
Hatiku bertanya namun tak dapat jawabnya..


Aku tidak mengerti.. 
Apa obat dari kegelisahan ini..
Apa yang harus ku lakukan..
Agar degupnya kembali berarah..


Sungguh.. 
kegelisahan ini mengganguku.. 
membuatku tak menentu.. 
namun aku tidak tahu..

 


Oh Tuhan..
Jika kegelisahan ini timbul karena suatu kecemasan..
Maka buatlah hati dapat meredakannya
Jika gelisah ini datang karena sesuatu yang akan terjadi maka mohon hindari
Jika kegelisahan ini hanya pembawaan perasaan maka hilangkan..
Jika kegelisahan ini karena seseorang mohon jaga dia saatku tak disampingnya..
Hati..oh..hati..tenangkan diri dan berharaplah tidak ada yang terjadi..

Thursday, October 22, 2015

Nada cinta dalam balutan doa

Nada cinta dalam balutan doa




Tuhan..
Ampuni aku yang tak mampu menahan rasa ini sendirian..
Sungguh aku tak mengerti dari mana rasa ini berasal..


Tuhan..
Percayakah engkau menitipkan rasa ini kepada hamba..
Dalam balutan doa aku persembahkan sebuah harapan..


Padamu yang maha kuasa..
Dalam balutan doa ku berikan..
 Sebuah rasa yang tak sanggupku simpan dalam hati
Tak juga ku letakkan dalam pikiran..
Meski terkadang rasa itu terlintas di pikiran dan menetap di hati


Namun.. 
Ku coba menghindari..
Rasa itu hanya menjadi sebuah motivasi untuk memantaskan diri
Dan menyampaikan harap ini..
Dalam balutan doa..
 Aku mencoba aplikasikan rasa
Yang ku curahkan hanya kepadamu..
Wahai pemberi rasa..

Women Mood Wallpaper #482518 - Resolution 1920x1200 px
Nada cinta dalam balutan doa.. 
Akan tetap bersenandung disetiap waktunya
Hingga syair berbait akan berbalas dan berlanjut.. 
Dalam lantunan nada yang sama
Untuknya.. 
Yang ku sebut dalam doa


Tak ku simpan rasa ini dalam hati tak pula ku taruh dalam pikiran
Dan ku persembahkan rasa dalam balutan doa untuk dia yang ku cinta

Sajak berbalas - Tentang awan dan hujan


Merindukan hujan



Awan..

Dimana kau sembunyikan hujan..
Mengapa kau biarkan asap menutupi udara segar..

Awan..
Tahukah engkau..
Kami sangat membutuhkan hujan..
Kami membutuhkan tetesan yang senatiasa
melindungi kelembapan kami dan tanaman kami..

Awan..
Tegakah engkau..
Kau saksikan kami seperti ini! Kau membuat para petani bersedih
Tanamanpun meratap memohon kasihan..
Separuh dari kami kehilangan mata pencaharian..
Kebutuhan kami mengalami peningkatan..
Namun penghasilan petani kami mengalami kemunduran ..

Awan..
Kau telah berubah sekarang..
Mengapa kau enggan berikan hujan..
Tegakah kau lihat keadan kami..
Tegakah kau lihat tanaman kami..
Sungguh kami sangaat membutuhkan hujan..
Kami sangat merindukan hujan..


Jawaban dari awan


Clouds Gloomy Wallpaper - Download Picture Of  A Cloud Gloomy Wallpaper

Ku dengar jeritan itu..

Tidak! Tidak aku tidak tega!
Sungguhpun engkau tahu..
Jeritanku lebih keras dari itu..
Aku ingin..memberikan senyuman..
Aku ingin..memberikan kesejukan..

Tapi..
Apa yang terjadi..
Engkau yang merusak diriku!
Engkau yang merubahku..
Engkau minta aku turunkan hujan..
Yang merupakan harapan semua tanaman..

Tapi..
Apa yang kau lakukan?
Kau hanguskan harapan sang tanaman!
Engkau jadikan aku bagaikan kabut
Yang membuat ini terjadi..
Salahkah aku?


Rintihan tanaman


Awan..

Tak ku dengar jeritanmu
Tak ku rasakan keteduhanmu..
Yang ku tahu..
Rintihan tanaman itu..
Mungkin benar jika kau salahkan
Oknum yang tidak bertanggung jawab..

Tapi ini...
 bukan perbutan kami..
Kami hanya korban..
sama seperti tanaman itu..
Kini tanaman kami hanya bisa merintih..
Setiap kelopak yang berguguran memberikan isyarat..
Yang mengatakan bahwa kami mulai melemah kami mulai punah
Kami butuhkan air kami butuhkan hujan..

Berikanlah hujan wahai awan..
Bantulah kami untuk bujuk Tuhanmu agar berbaik hati pada tanaman kami..


Harapan semu


Akupun rapuh..

Engkaupun tahu..
Diriku telah berubah..
Engkaulah yang telah merubahku..
Sehingga Tuhanpun mendukungku..
Harapanmu terhadapku hanyalah semu..
Yang terjadi bukanlah kehendakku..

Itu perbuatanmu dan itu ke hendakmu..
Kau yang ciptakan bencana ini..
Jika kau inginkan aku yang dulu..
Dirimu lah yang mampu
 Merubahku agar aku kembali seperti dulu..

Engkaulah yang mampu membujuk tuhanku..
Engkau pula yang mampu mengembalikan senyumku
Yang merupakan juga senyuman untuk kau dan tanaman itu..
Melangkahlah lakukanlah..
Agar harapmu tidak menjadi harapan semu...







Tuesday, October 20, 2015

Kemana Perginya Atmosfer ? - Sebuah Puisi



Atmosfer.. di mana engkau?

Bukankah kau bertugas memberikan kami udara segar..
Menyeimbangkan taraf kehangatan pada siang dan malam hari..

Atmosfer..dimana kau bersembunyi?
Mengapa aku tidak melihat keindahanmu lagi..
Yang senantiasa menghiasi langit dengan  pancaran biru
lambang ketegaran yang kau miliki..


Ku tatap langit dari balik jendela..
Ku pandangi kotaku tercinta yang sekarang di tutupi asap tebal
Ulah perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab
Ku edarkan mata ke sekeliling rumah..
Ku lihat tanaman-tanaman yang tampak lemah tak berdaya..
Mereka kering.. mereka gugur.. mereka seakan merintih memohon hujan..
Ku pandang langit.. tak ku temukan  keindahannya lagi..
Tak ku temukan awan putih
nan elok bersama atmosfer biru yang senantiasa mendampingi indahnya langit..

Dulu..kalah aku sedih aku selalu memandangmu..
Kau seakan tersenyum ramah..memberikanku ketenangan jiwa..
Kau seakan mengatakan "seperti langit yang tidak memiliki batasan seperti itulah sebuah kesabaran.. kesabaran akan terbatas saat kau berhenti bersabar"


Namun, kini aku tidak menemukanmu lagi!
Kini langit kami hanya putih tertutup kabut..
Awanpun sudah menyatu dengan kabut..
Sugguh tak ku temukan keindahan langit lagi..

Atmosfer..
Kapan kau kembali?
Memberikan kami udara segar lagi menyeimbangkan suhu udara di sekitar kami
Atmosfer..
Kala ku bersedih..pada siapa tempatku berbagi? Siapa yang dapat menghiburku lagi?
Sungguh saat memandangmu..  kau berikan aku ke tenangan hati
Ku melihat ke tegaran di balik ke indahanmu..
Kau menopang langit yang kokoh..
Biru warnamu bangkitkan semangatku..


Atmosfer..
Tahukah kau..apa yang terjadi saat ini?
Alam tak lagi bersahabat..udara tak memberikan kesegaran..
Awan tak lagi bergumpal..burungpun tak mampu lagi menari di atas awan..
Langit sungguh menyedihkan..


Thursday, October 15, 2015

Indiegious - Payung Teduh : Sebuah Nada, Berjuta Kenangan

Indiegious - Payung Teduh : 

Sebuah Nada, Berjuta Kenangan



Salam hangat dari HIY untuk sobat HIY sekalian,

              Pernah ga kalian denger band yang namanya Payung Teduh ? mungkin nama band ini masih sedikit asing di telinga sobat semua, saya pun tau soal band ini dari teman saya baru-baru ini. Secara ga sengaja waktu itu teman saya ini mengunggah salah satu karya band ini ke dalam grup di suatu sosial media, melihat nama band yang kurang familiar ini saya pun penasaran dan akhirnya mencoba mendengarkannya.





              Alunan lagu yang terkesan anti-mainstream ini langsung saja membuat saya jatuh hati dengan rangkaian nada yang di berikan oleh lagu ini, kesan pertama yang saya dapat dari lagu ini merupakan ketenangan, ya.. seakan pikiran kita dibawa mengalir bersama harmoni dalam lagu ini sendiri. Ditambah dengan makna-makna dalam setiap liriknya, yang menambah Epic Side dari setiap lagu-lagu Payung Teduh ini. Salah satu lagu yang menjadi favorit saya dari band ini adalah lagu mereka yang berjudul “Untuk Wanita yang Sedang Dalam Pelukan”.




              Originalitas merupakan ciri khas yang sangat ditonjolkan oleh Payung Teduh ini sendiri, bisa dibilang mereka merupakan kelompok musik yang bermain musik dengan hati, memainkan setiap nada dengan menyisipkan perasaan yang dalam, setiap lagunya membawa kita ke dalam kenangan. Bagaikan diajak bernostalgia ke masa lalu, mengingat masa indah, mengingat kebahagiaan yang sejatinya tak memerlukan alasan. Sebuah band yang membawakan kebahagiaan dalam hati setiap pendengarnya, begitu meneduhkan

.

              Payung Teduh lahir dari dua orang sahabat yang berprofesi sebagai pemusik di Teater Pagupon yang senang nongkrong bersama di kantin FIB (Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Indonesia,  mereka adalah Is dan Comi  yang senang bermain musik bersama di kantin, selasar gedung kampus, tepi danau hingga event – event di luar kampus. Secara tidak sadar kebersamaan mereka dalam bermain musik telah menguatkan karakter bermusik mereka dan telah disadari bagi orang-orang sekitar yang sering menyaksikan mereka bermain musik bersama.


Resah live at SUAF FISIP UI 2012

Payung Teduh terbentuk pada akhir 2007 dengan formasi awal Is dan Comi, sadar akan eksplorasi bunyi dan performa panggung pada tahun 2008 Payung teduh mengajak Cito untuk bergabung bersama sebagai drummer lalu mengajak Ivan sebagai guitalele player pada tahun 2010. Angin Pujaan Hujan ialah lagu pertama yang memunculkan warna mereka sendiri. Seiring berjalannya waktu tercipta pula lagu-lagu lainnya seperti Kucari Kamu, Amy, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan, juga termasuk karya-karya dari pementasan teater bersama Catur Ari Wibowo seperti Resah, Cerita Tentang Gunung dan Laut, serta karya Amalia Puri yang berjudul Tidurlah dan Malam. Dan pada akhirnya Payung Teduh memutuskan untuk membuat album indie pertamanya yang dirilis dipenghujung 2010. 



Musik yang dimainkan oleh Payung Teduh  tidak memiliki batasan tersendiri,  musik yang dimainkan oleh Payung Teduh yaitu musik Payung Teduh itu sendiri. Pada album pertama ini bisa dibilang karakter musik yang dibawakan seperti musik di era golden 60’s dengan  balutan keroncong dan jazz. Dan jika ditanya jenis musik apa yang diusung oleh Payung Teduh, maka Payung Teduh menyerahkan sepenuhnya kepada pendengar. Dalam pengertian bahwa payung teduh tidak akan hanya berhenti di satu genre tertentu, namun yang pasti tetap bermusik dengan ciri yang sudah mereka miliki.





Untuk sobat HIY yang penasaran gimana alunan lagu yang dibawakan oleh Payung Teduh ini, bisa denger salah satu lagunya lewat widget Soundcloud HIY di sidebar blog ini (PC Only). Selamat menikmati, dan terhanyut dalam kenangan kawan.., 


" Sedikit Cemas . . . Banyak Rindunya . . , "

Friday, June 12, 2015

David Archuleta : Don't Let Go Lyrics

 Don't Let Go
by David Archuleta


I know that look in your eyes,
I don't wanna say goodnight.
Do anything to change your mind,
Try to make you see the light.
You turn your back,
And still I say
, anything to make you stay.
Put up walls made of heartbreak,
Try to hide your love away.
I'm standin' here, you're givin' me nothing.
Try to feel your heart beat through the door...
 

Hold on, hold on, is what I'm doing.
So strong, so strong, what I'm feeling.
It's too much, too much.
Oh, don't let go.
Don't let go.

There's somethin' that you're going through,
Wish that I could fix for you.
You don't have to be alone,
I don't wanna let you go.
I'm standin' here, you're givin' me nothing.
Try to hear your heart break through the door.
Call it love, call it what you want to.
It's the only thing that matters anymore.

Hold on, hold on, is what I'm doing.
So strong, so strong, what I'm feeling.
It's too much, too much.
Oh, don't let go.
Oh, don't let go.
Don't let go.

Oh
Some days are cold,
But together, one day we'll both
Change the weather.
And it gets better.

Oh......

Hold on, hold on, is what I'm doing
So strong, so strong, what I'm feeling.
It's too much, too much.
Oh, don't let go.
Oh, don't let go.
Don't let go.

Mmmmmmm....


David Archuleta : Forevermore Lyrics

Forevermore
by : David Archuleta

Top of Form

Bottom of Form

I've been watching all the stars That fall down
Wishing you will be mine
I just can not believe That you are mine now
You were just a dream That I once Knew
I never thought I would be right for you
I just can not compare you with anything in this world
You're all I need to be with forevermore There are times when I just want to look at your face
With the stars in the night
There are times when I just want to feel your embrace
In the cold night
I just can not believe That you are mine now

You were just a dream That I once Knew
I never thought I would be right for you
I just can not compare you with anything in this world
You're all I need to be with forevermore
All Those years, I long to hold you in my arms
I've been dreaming of youEvery night,

Time and again
There are these changes That we can not end
As sure as the time keeps going on and on
My love for you will be forevermore Ohhh, yeah
.......... ey
I just can not believe That you are mine now
You were just a dream That I once Knew
I never thought I would be right for you I just can not compare you with anything in this world
As endless as forever
Our love will stay together
You are all I need to be with forevermore Forevermore

You are all I need to be with forevermore Hmmm yeahh ...... yeah ...

Sunday, May 31, 2015

Tari Tanggai



TARI  TANGGAI 

    Tari tanggai dibawakan pada saat menyambut tamu-tamu resmi atau dalam acara pernikahan. Umumnya tari ini dibawakan oleh lima orang dengan memakai pakaian khas daerah seperti kaian songket, dodot, pending, kalung, sanggul malang, kembang urat atau rampai, tajuk cempako, kembang goyang dan tanggai yang berbentuk kuku terbuat dari lempengan tembaga Tari ini merupakan perpaduan antara gerak yang gemulai busana khas daerah para penari kelihatan anggun dengan busana khas daerah. Tarian menggambarkan masyarakat palembang yang ramah dan menghormati, menghargai serta menyayangi tamau yang berkunjung ke daerahnya



A.     Sejarah

Tari tanggai merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Palembang dan berkembang di seluruh Sumatra selatan. Tari tanggai pada zaman dahulu merupakan tari persembanhan terhadap dewa siwa dengan  menbawa sesajian yang berisi buah dan beranekan ragam bunga,karena ini berfungsi sebagai tari persembahan pengantar sesajian maka tari tanggai pada zaman dahulu di katagorikan tarian yang sakral

       Tari tanggai yang terdapat di palenbang banyak persamaan nya dengan taria tanggai yang terdapat di Negara cina. Hal ini di sebabkan di Sumatra selatan pada zaman dahulu terdapat sebuah kerajaan besar yang di bangun oleh keturunan raja syailendra yang beragama budha dan secara tidak langsung dengan sendirinya tari tanggai di ajarkan pula,karena tari tanggai berfungsi sebagai tari pesembahan terhadap kepercayaan agama budha.

Di sebut tari tanggai karena setiap penarinya menggunakan property(alat)tanggai di delapan jari (kecuali jempol).Tanggai tersebut dari perak ataupun kuningan yang di pakai pada ujung jari tangan.Oleh sebab itu kekuatan da keindahan tari tanggai di miliki oleh tari tanggai pada tanggai (kuku palsu yang panjang.

 Dalam perayaan hari-hari besar dan pada acara-acara lain,khususnya di Palembang selalu ditampilkan.setelah tamu kehormatan hadir dalm acara tersebut ,telah duduk pada tempat tempat yang telah di sediakan maka tari tanggai di tampilkan sebelum acara resmi di mula
Adapun fungsi dari tari tanggai tersebut:

    Ø  Sebagai lambing atau symbol kehormatan
            Salah satu penari harus ada di primadonakan membawa tepak yang berisikan sekapur siri merupakan sombol kehormatan.tamu kehormatan di berikan sekapu sirih sebagai lambing masyarakat Palembang siap menerima tanu tersebutPenari sikapur siri ada dua macam yaitu siri jadi dan siri tak jadi,siri jadi adalah siri yang sudah di ramu sedangkan siri tak jadi adalah yang akan di amu oleh tamu itu sendiri    
Sebagai alat pendidikan
   Tari tanggai selain memiliki unsur hiburan tetapi terdapat juga unsure pendidikan nya (pengetahuan)secara keterampilan khususnya dalm bidang seni tari.

B. Musik, Tata Busana dan Property Tari Tanggai
a. Musik Iringan Tari Tanggai
   Musuik pengiring tai tanggai adalah merupakan musik yang menggabungkan sebuah instrument yang di garap oleh komponis.di dalam penyajian musik irimgan tari .Tanggai ini, pada umum nya bersifat instrumental yang sekaligus di iringi oleh beberapa gendang dan satu buah gong yang berperan sebagai ritem, merupakan perjalanan dari alat musik akondion dan biola.
      Instrumental dari iringan tari ini adalah memainkan lagu daerah yang mengidentifikasikan dan menggambarkan nuasa melayu, dari perpaduan alat musik  tersebut tidak meninggalkan cirri khas yakni nilai-nilai tradisi masi sangat kental pada waena musik kedaerahanya.
Adapun alat musik yang dipergunakan untuk mengiringi tari tanggai alat music yang terdiri dari :
  • ·         Accordion
·         ·  ·         Biola
·         ·  ·         Gendang
·         ·  ·         Gonf dan terbangan

Judul lagunya adalah “Enam Bersaudara”, pencipta dari lagu tersebut baersifat “No Name” atau tidak diketahui siapa penciptanya. Pada saat sekarang ini tari tanggai dalam penyajian music tari yang digunakan selalu melihat situasi dan kondisi tempat di mana tari tersebut dasajikan,misalnya dalam pesta perkawinan dari tanggai, diiringi oleh orgen tunggal, band,kase dan juga yang menggunakan musik hidup (tradisional), tetapi tetap memainkan lagu-lagu yang sudah ditetapkan

b. Busana Dan tata rias
    Tata busana yang digunakan dalam pertunjukan tari tanggai ada empat macam yaitu:
  • · Aesan gede
  • · Selendang mantra
  • · Aesan dodot
  • · Aesan pak sangkong
Tapi pada saat sekarang busana yang digunakan pada tari tanggai dalam menari selalu di perhatikan situasi dan kondisinya waktu dimana  tari tanggai dipertunjukan misalnya dlam acara resepsi pernikahan ,penari yadak boleh memakai aesan gede karena sana penganten telah memakai aesan gede,tetapi sang penari harus menggunakan aesa mantra,dodot dan pak sangkong .sedangakan motif songket yang di gunakan pada tari tanggaiyaitu motif songketlimar,sedangkan untuk songket pengantin menggunakan motif somgket lepus(emas).Untuk lebih jelasnya  pembagian tata busana dalam tari anggai adalah sebagai berikut:
> Aesan Gede

§  Sewet songket
§  Kemben songket
§  Kasuhun
§  Sumoing
§  Sundur
§  Cempako
§  Gelang malang
§  Kecak bahu
§  Gelang kano
§  Suri/sisir
§  Kalung kebo mungga
§  Tertai
§  Selempang
§  Pending
§  Kembang urai
§  Gelang sempuru
§  Galang gepeng

> Selendang manrti(aesan gandik)

§  Gandik
§  Sumping
§  Gelang malang
§  Sundur
§  Suri/sisir
§  Sewet somgket
§  Selendana
§  Teratai
§  Kalung kebo mungga
§  Gekang kano
§  Gepeng sempuru
§  Kembang  sempuru
§  Kembang songket

>  Aesam pak sangkong

§  Sewet songket
§  Baju kirung belutdru
§  Teratai
§  Gelang
§  Pak sangkong
§  Sumping
§  Kelapo setandan
§  Gelung malang
§  Selendang
§  Gelang gepeng
§  Gelang sempuru
§  Suri/sisir
§  Cempako
§  Sundur
§  Bunga uarai
§  Kalung kebo mungga

>  Aesa dodot terdiri dari

§  Sewet songket
§  Kemben songket
§  Teratai
§  Selempamg
§  Gelang sempuru
§  Gelang kano
§  Cempako
§  Sumping
§  Gelang gepeng
§  Gelung malang
§  Pending
§  Sundur
§  Bunga urai
§  Kalung kebo munggah

c. Property tari tanggai
   Property (alat)digunakan dalam tari tanggai adalah tanggai,sebagai pengukukuh dasar atau pemanis jari.tanggai adalah alat yang digunakan/di pasang pada ujung jari tangan para penari ,agar kelihatan lebih lentik dan manis
   Di Indonesia tanggai hanya terdapat pada daerah propinsi Sumatra selatan,lampung dan negare thiland.taggai pada umunya setiap pasang ada delapan buah yaitu di pasang pad tangan kanan dan kiri.jempol tangan idak di pasang,sedangkan pada hiasan tangan pada kukuh tanggai yaitu konser
    Disamping propeti tanggai,dalam tari tanggai juga menggunakan tepak. Tepak melambangkan adbi kehormatan alat tersebut di gunakan sebagai  wadah /tempat segala ramuan di perlengkapkan memakan siri.secara umum tempat ini di sebut tempat siri,walaupun yang ditempatkan bukan hanya sirimelaikan segalah macam perlengkapan termasuk ramuan yang digunakan sehubungan dengan memakan siri seperti pinang dan geta gambir dan lain-lain
Jadi pada tari tanggai ini properti yang dugunakan pada tari tangai yaitu:
  • Tanggai
  • Tepak

C.       Deskripsi Gerak tari Tanggai
a. Ragam Gerak
    Tari tagggai mempunyai wujud atau bentuk yang tersusun dari rangkaian-rangakaian gerak atau motif gerak yang telah di kebangkan dan di variasiakan menjadi satu kesatuan yang utuh.sehingga membentuk struktur tari.
Nama-nama gerak tari tanggai sebagai berikut:
a)        Gerak sembah di bagi menjadi:
§  Sembah berdiri
§  Sembah duduk
b)     Gerak Borobudur di bagi menjadi:
§  Borobudur berdiri
§  Borobudur duduk
c)      Gerak kecubung terdiri dari:
§  Kecubung berdiri kanan dan kiri
§  Kecubung duduk kanan dan kiri
d)     Gerak tabor
§  Tabur duduk kanan dan kiri
e)      Gerakan siguntang mahameru
§  Siguntang mahameru duduk kanan dan kiri
f)       Gerakan mendengar
§  Mendengar berdiri kiri dan kanan
§  Mendengar duduk kiri dan kanan
g)      Gerak tutur sabda
§  Hanya satu gerakan tutur abda pada waktu duduk saja
h)     Gerakan tolak bala
§  Tolak bala berdiri kiri dan kanan
i)       Elang terbang
§  Elang terbang berdiri
§  Elang terbang duduk
j)       Gerak jalan keset
§  Hanya ada satu gerakan jalan keset berdiri
k)     Gerak jalan jijit
§  Hanay ada satu gerak jalan jinjit
l)       Gerak kaki tunjang
m)   Gerak kaki sambar
n)     Gerak duduk momjong
o)     Gerak memohon
p)     Gerak nyumping
q)     Gerak duduk tafakur
r)      Gerak tumpang tali

b. Struktu Gerak

a)      Gerakan tari awal
  • · Gerak masuk posisi sembah
  • · Borobudur hormat
  • · Sembah berdiri
  • · Jalan keset
  • · Kecubung berdiri bawa kanan
  • · Kecubung bawah kiri
  • · Kecubung berdiri atas kanan
  • · Kecubung atas kiri
  • · Ukur benang

b)     Gerak tari pokok
  • · Tutursabda
  • · Sembah duduk
  • · Tabor bunga duduk kanan dan kiri
  • · Memohon duduk kanan
  • · Kecubung duduk kanan dan kiri
  • · Stupa kanan dan kiri
  • · Tutur sabda
  • · Borobudur
  • · Ulur benang

c)      Gerakan tari akhir
  • Tolak balak berduri kanan dan kiri
  • Nyumping berdiri kanan dan kiri
  • Mendengar berdiri kanan dan kiri
  • Tumpang tali/ulur benang berdiri kanan dankiri
  • Sembah berdiri
  • Borobudur berdiri
  • Borobudur hormat