Showing posts with label Psikologi. Show all posts
Showing posts with label Psikologi. Show all posts

Wednesday, November 4, 2015

Psikologi Agama - Definition

        

            A.  PENGERTIAN PSIKOLOGI DAN ALIRAN NYA

a.       Pengertian Psikologi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian psikologi adalah ilmu yang berkaitan dengan proses mental,baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pada perilaku ; ilmu pengetahuan tentang gejala dan kegiatan jiwa.
Secara harfiah psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani psychology yang merupakan gabungan dari kata  psyche dan logos. psyche yang artinya jiwa dan logos berarti ilmu. Jadi psikologi diartikan sebagai ilmu jiwa. Namun,istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak,sulit dilihat wujudnya,meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaan nya.

Pengertian Psikologi Menurut Beberapa Ahli
  Ada banyak  ahli yang mengemukakan pendapat tentang pengertian psikologi,diantaranya :
1.      Pengertian psikologi  menurut Ensiklopedia Nasional Indonesia Jilid 13 (1990),Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang baik yang dapat dilihat secara langsung maupun tidak dapat dilihat secara langsung. 
2.      Pengertian psikologi menurut Richard Mayer (1981) psikologi merupakan analisis mengenai proses mental dan struktur day angst untuk memahami perilaku manusia
3.      Pengertian psikologi menurut Plato dan Aristoteles, psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir


b.      Aliran-aliran psikologi

·         Aliran Psikologi Gestalt
Psikologi gestalt adalah salah satu aliran psikologi yang memandang manusia itu secara keseluruhan yang penuh. Pelopor psikologi gestalt adalah Ehrenfils yang pada tahun 1900 telah mengarang buku yang berjudul “UEBER GESTALT QUALITATEN”
Mazhab-mazhab dalam psikologi gestalt
1.      Ajaran berlin dengan ahlinya : Wertheimer,Koffka, dan Kohler
2.      Ajaran Leipzig dengan ahlinya : Krueger dan Volkelt
Menurut pendapat psikologi gestalt pernyataan jiwa itu terlebih dahulu ada gestalt aik yang jelas maupun yang kabur,baru kemudian terjadi Differensiasi (pengkhususan) dari bagian gestalt mncl d dalam keseluruhan menjadi lebih terang dan hal inilah yang kita sadari dengan baik.di dalam soal berfikir mereka menjelaskan bahwa dalam menghadapi suatu masalah, mula-mula membuat gestalt (secara keseluruhan),dari keseluruhan yang kabur itu timbul apa yang harus difikirkan atau diperbuat untuk menylesaikan masalah.
·         Aliran Psikologi Strukturalisme
Tokoh psikologi strukturalisme adalah Wilhem Wundt yang mulai berkembang pada abad ke-19 yaitu pada awal berdirinya psikologi sebagai suatu disiplin ilmu yang mandiri. Menurut Wundt untuk mempelajari gejala-gejala kejiwaan kita harus mempelajari isi dan struktur jiwa seseorang. Metode yang digunakan adalah intropeksi atau mawas diri.objek yang dipelajari dalam psikolog ini adalah kesadaran.
·         Aliran Psikologi Fungsionalisme
Aliran ini merupakan reaksi terhadap strukturalisme tentang keadaan-keadaan mental. Fngsionalisme adalah suatu terdensi dalam psikologi yang menyatakan bahwa pikiran,proses mental,persepsi indrawi,dan emosi adalah adaptasi organism biologis sebagai suatu jenis psikologi yang menggarisbawahi fungsi-fungsi dan bukan hanya fakta-fakta dari fenomena mental,atau berusaha menafsirkan fenomena mental dalam kaitan dengan peranan yang dimainkannya dalam kehidupan organism itu,dan bkan menggambarkan atau menganalisis fakta-fakta pengalaman atau kelakuan atau suatu psikologi yang mendekati masalah pokok dari sudut pandang yang dinamis,dan bukan dari sudut pandang statis. Aliran psikologi ini pada intinya merupakan doktrin bahwa proses atau keadaaan sadar seperti kehendak bebas,berpikir,dan beremosi,memersepsi,dan mengindrai adalah aktivitas-aktivitas atau operasi-operasi dari sbuah lingkungan fisik dan tidak dapat diberi eksistensi yang penting. Tokoh psikologi fungsionalisme adalah WILLIAM JAMES (1842-1910)

·         Aliran psikoanalisis
Pendiri aliran ini adalah seorang Dokter Psikolog di kota Wina yaitu Sigmund Frued (1876-1939) yang menekankan segala gerak dan tingkah laku manusia manusia itu didorong oleh nafsu birahi (Libido Sexuil). Menurut Sigmund Frued  untuk mengobati orang yang sakit hysterie harus dikerjakan secara sadar,sedang penyebab dari penyakit hysterie ini adalah dorongan dari nafsu birahi yang sangat kuat (nafsu kelamin). Inti kehidupan rohani yang tidak menentang sadar. Pengaruh yang tidak disdari itu memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Frued sangat menentang pendapat psikologi lama yang mengatakan  bahwa segala peristiwa kejiwaan itu hanyalah yang disadari saja,kerohanian hanya disamakan dengan kesadaran.
·         Aliran psikologi Behaviourisme
Aliran behaviourisme adalah sebuah aliran dalam psikologi yang di dirikan oleh John B Watson pada tahun 1913 yang berpendapat bahwa perilaku harus merupakan unsur subyek tunggal psikologi. Behaviourisme merupakan aliran revolusioner,kuat dan berpengaruh,serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam. Behaviourisme secara keras menolak unsur-unsur kesadaran yang tidak nyata sebagai obyek studi dari psikologi. Konsep dasar behavourisme adalah perilaku nyata dan terukur memiliki makna tersendiri,bukan sebagai perwujudan dari jiwa atau mental yang abstrak.
·         Aliran psikologi humanistik
Tokoh psikologi humanistic adalah Abraham Maslow,Aliran merupakan aliran yang merasa tidak puas dengan doktrin psikologi behaviourisme dan psikonalis,dan mencari alternative psikologi yang fokusnya adalah mnusia dengan cirri-ciri eksistensinya. Ajaran-ajaran dasar psikologi humanistic adalah individu sebagai keseluruhan yang integral,salah satu aspek yang fundamental dari psikologi humnistik adalah ajarannya bahwa manusia atau individu harus dipelajari sebagai keseluruhan yang integral khas dan terorgnisasi. Kemudian ketidakrelevanan penyelidikan dengan hewan,para psikolog humanistic tentang adanya perbedaan antar manusi dengan hewan. Maslow menegaskan bahwa penyelidikan manusia dengan hewan tidak relevan bagi upaya memahami tingkah laku manusia karena mengabaikan ciri-ciri yang khas pada manusia.inti dari psikologi humanist ialah lebih memusatkan perhatian pada masalah kemanusiaan.

          B.     PENGERTIAN AGAMA
      Konteks pengertian agama menurut di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian “agama” adalah ajaran,sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.Istilah agama sendiri adalah suatu istilah berasal dari bahasa sanskerta “agama” yang memiliki arti “tradisi”. Agama sebagai seperangkat turan dan peraturan yang mengatur hubungan manusia dengan dunia roh terutama dengan tuhannya,mengatur hubungan manusia dengan manusia,dan hubungan manusia dengan lingkungan,secara khusus agama diartikan sebagai sitem kepercayaan yang dianut dan tindakan dwujudkan oleh kelompok atau komunitas dalam menafsirkan apa yang dirasakan dan diyakini magis dan sakral.
Pengertian agama menurut para ahli
·         Definisi agama menurut Anthony F.C. Wallace adalah agama sebagai seperangkat upacara yang diberi rasionalisasi lewat mitos dan menggerakkan kekuatan supranatural dengan maksud untuk mencapai terjadinya perubahan keadaan manusia dan semesta.
·         Definisi agama menurut Luckmann  agama adalah kemampuan organism manusia untuk mengangkat alam biologisnya melalui pembentukkan alam-alam makna yang objektif,memiliki daya ikat moral dan serba meliputi.

          C.     PENGERTIAN PSIKOLOGI AGAMA
Psikologi agama terdiri dari kata psikoogi dan agama. Psikologi berarti studi ilmiah atas segala kejiwaan manusia. Sebagai kajian ilmiah,pisikologi jelas mempunyai sifat teoritik-empirik dan sistematik. Sementara agama bukanlah ilmu dalam pengertian ilmiah.agama merupakan suatu aturan yang menyangkut cara-cara bertingkah laku,berperasaan dan berkeyakinan secara khusus.setidaknya agama menyangkut ke-Illahi-an,maksudnya agama menyangkut segala sesatu yang bersifat ketuhanan. Sebaliknya,psikologi menyangkut manusia dan lingkungan nya.agama bersifat transenden,psikologi bersifat profane. Oleh karena itu,pskologi tidak bisa memasuki wilayah ajaran agama,alasanya psikologi tidak bisa memasuki wilayah keagamaan.
Menurut Zakiah Daradjat,psikologi agama ialah ilmu yang meneliti pengaruh agama terhadap sikap dan tingkah laku seseorang atau mekanisme yang bekerja dalam diri seseorang, yang menyangkut cara berfikir,bersikap,bereaksi, dan bertingkah laku yang tidak bisa dipisahkan dari keyakinannya. Karena itu masih dalam konstruk kepribadiannya.
Sementara menurut Jalaluddin dan Ramayulis, ialah sebagai ilmu jiwa yang khusus mengkaji sikap dan tingkah laku seseorang yang timbul dari keyakinan yang dianutnya berdasarkan pendekatan psikologi. Sedangkan menurut Thouless membatasinya sebagai ilmu jiwa yang memusatkan perhatian dan penelitian nya pada perilaku keagamaan dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip psikologi yang dipungut dari studi tingkah laku non-relijius.
 Kesimpulan nya,bahwa Psikologi agama adalah cabang kajian psikologi yang mempelajari pengaruh keberagamaan terhadap proses berfikir,bersikap,dan bertindak pada orang yang beragama.

      D.    SEJARAH PERKEMBANGAN PSIKOLOGI AGAMA

Sumber-sumber barat mengungkapkan bahwa penelitian secara ilmiah tentang agama dimuai dari kajian para anthropolog. Hasil penelitian Frazer dan Taylor mengenai agama-agama primitive dinilai sebagai gerakan awal dari kajian itu. Selanjutnya sejumlah penelitian juga dilakukan oleh para sosiolog,dan juga ahli psikologi seperti Stanley Hall. Tetapi Edwin Diller Starbuck dipandang sebagai peletak dasar bagi penelitian modern di lapangan psikologi agama. Bukunya yang memuat pembahasan mengenai pertumbuhan perasaan agama yang berjudul The Psychology of Religion, An Empirical Study of Growth of Religions Counsciousness. Buku yang dterbitkan pada tahun 1899 tersebut sebagai bku pertama mengenai psikologi agama oleh kalangan ahli psikologi agama Barat. Walaupun secara formal pembahasan tentang psikologi agama dunia timur (Islam) sama sekali tidak ditemukan,hal ini bukan berarti pada masa itu psikologi agama belum dibicarakan sama sekali.
    Dari hasil penelitian AE. Afifi ditemukan,bahwa ternyata dalam filsafat mistis Ibnu Arabi telah banyak diuraikan butir-butir kajian kejiwaan yang tidak jauh berbeda dengan yang dikaji dalam psikologi modern. Ibnu Arabi sudah membahas psikologi epmpiris,sifat-sifat dan fungsi-fungsi jiwa,dan teori tentang mimpi yang banyak diungkapkan oleh Sigmund Frued. Walaupun pembicaraan mengenai butir-butir psikologis tersebut sangat lekat dengan penghayatan sufistik,namun hal itu jelas mempunyai arti sangat penting bagi kajian psikologi agama dan kesehatan mental.

      Psikologi agama dimulai pada tahun 1902,dan dalam sejarah nya cabang psikologi ini mengalami beberapa fluktuatif .Tidak diperoleh keterangan yang jelas mengapa perkembangan penelitian psikologi agama di dunia timur tertinggal.padahal dalam bidang –bidang lain,sejarah mencatat betapa pengaruh peradaban timur (Islam) terhadap perkembangan ilmu pengetahuan modern di Barat (Eropa). Bahkan ditilik dari ide yang terkandung dalam Buku Ibn Tufail, diyakini berpengaruh terhadap ide yang  terkandung dalam buku Robinson Crouse tulisan Daniel Defeo (1719). Sedangkan penggunaan nalar dalam pemikiran-pemikiran keagamaan pun dunia Islam diperkirakan lebih leluasa dibandingkan dengan para ilmuwan di Barat dalam kurun yang sama. Dalam kajian barat dijumpai informasi mengenai perkembangan psikologi agama berdasarkan karya-arya yang berhasil dikumpulkan. Sebelum revolusi Amerika, Jonathan Edward juga telah menyusun buku sekitar tahun 1881, yang menurut G.Stanley Hall berisi penelitian tentang masalah yang hampir serupa diperoleh dari tulisan  E.Durkheim. tulisan George Albert Goe berjudul The Spiritual Life tahun 1900, kemudian buku berjudul the varieties of religious experiences yang mengunkapkan pengalaman agam tokoh-tokoh agama merupakan lanjutan dari tulisan-tulisan pendahulunya. Dan boleh dikatakan sejak psikologi agama berkembang menjadi disiplin ilmu yang berdiri sendiri,tulisan-tlisan mengenai ilmu ini banyak dilakukan orang.




Thursday, October 22, 2015

Psychonema : Pareidolia - Sesuatu yang Tak Seharusnya Ada

P.A.R.E.I.D.O.L.I.A. ya, Pareidolia.. apa sih arti pareidolia ini ? pernah gak sobat HIY denger sesuatu tentang pareidolia ? apa itu semacam obat ? tanaman ? hewan ? atau mungkin ?? mungkin banyak dari sobat HIY yang belum tau apa itu pareidolia, walaupun sebenarnya udah sangat sering ngalamin sendiri yang namanya pareidolia. Kok bisa ? iya bisa dong, simak penjelasannya lebih lanjut ya.





Pareidolia merupakan fenomena psikologis yang melibatkan stimulus pada kemampuan otak untuk mengenali sesuatu sehingga menyebabkan kecenderungan melihat wajah di tempat-tempat yang tidak biasa. Fenomena psikologis ini sering sekali dialami oleh banyak orang bahkan mungkin semua orang pernah mengalaminya.

Pareidolia berasal dari kata para yang berarti “samping” atau “bersama” dan eidolon yang memiliki arti “gambar” Pareidolia secara umum bisa diterjemahkan sebagai sebuah fenomena yang terjadi ketika seseorang melihat pola pada objek-objek nan acak. Pareidolia inilah yang menjadi penyebab seseorang melihat atau juga mendengar sesuatu dari gambar yang samar-samar atau suara yang kurang jelas, seakan-akan menyerupai sesuatu hal signifikan yang biasanya familiar dengan lingkungan sehari-hari.



Ada sejumlah dugaan mengenai bagaimana fenomena pareidolia bisa terjadi. Sebagian ahli mengatakan, pareidolia terjadi akibat delusi yang melibatkan indra, pada umumnya adalah indra penglihatan dan indra pendengaran. Bentuk atau suara yang dihasilkan biasanya bergantung pada dorongan psikologis yang dimiliki oleh si empunya pengalaman itu sendiri.
Fenomena pareidolia ini sering dikaitkan dengan hal-hal berbau relgius, sehingga terkadang dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai sesuatu yang sakral dan harus diperlakukan secara khusus. Hal semacam ini tidak jarang mengakibatkan kehebohan di lingkungan masyarakat sekitar, bahkan menjadi bahan pembicaraan nasional maupun internasional.

Serangkaian kejadian pareidolia berbau religius ini merupakan jenis pareidolia yang paling populer, contohnya adalah

1.  Kain Kafan dari Torino (Shroud of Turin). Sepotong kain yang memiliki gambaran seorang pria yang tampak menderita dan telah disiksa secara fisik dengan siksaan penyaliban. Kain ini disimpan di kapel kerajaan di Katedral Pembaptis Santo Yohanes di kota Torino, Italia. Walau hingga saat ini menjadi topik perdebatan sengit di antara para ilmuwan, rohaniwan, sejarawan, dan penulis mengenai kapan dan bagaimana gambaran di atasnya, kain ini dipercaya oleh banyak orang sebagai kain kafan Yesus Kristus saat ia dimakamkan.


2.   Sejumlah pengunjung menyatakan melihat siluet Perawan Maria pada tunggul pohon di luar gereja St. Maria di Rathkaele, Irlandi.



3.   Tahun 1977, penampakan wajah Yesus di atas tepung saus tortilla di sebuah kota kecil bernama Lake Arthur di New Mexico, menjadi awal mukjizat penglihatan yang terkenal. Berikutnya, berbagai kasus penglihatan-penglihatan seperti ini masih bermunculan.




4.   Tahun 2007, di Singapura, kasus pada sebatang pohon yang dianggap mirip wajah kera dipercayai merupakan penjelmaan "Dewa Kera", sehingga kemudian banyak orang memberi penghormatan pada pohon ini.


5.   Dan seringkali terlihat lafadz “Allah” di langit cakrawala, kulit makhluk hidup, maupup tekstur-tekstur benda.



Leonardo da Vinci sempat menulis mengenai pareidolia, yang disebutnya sebagai suatu peranti artistik. "Saat Anda menatap dinding yang ternoda atau terbuat dari gabungan banyak macam batu, Anda akan menciptakan sebuah situasi di mana Anda merasa dapat melihat kemiripan,"  tulisnya dalam buku catatan.

Sementara itu, para seniman seringkali memanfaatkan fenomena ini. Mereka dapat menyisipkan gambar-gambar tersembunyi dalam karyanya. Pada lukisan-lukisan bunga pelukis Amerika, Georgia O'Keeffe (1887-1986) misalnya, para pengamat seringkali bisa menangkap gambar lain di dalamnya.



Pareidolia tidak hanya terbatas pada mispersepsi suatu gambaran tapi juga dapat terjadi pada suara, dimana seseorang dapat mendengar suara lain dalam suatu lagu atau bunyi-bunyian yang di mainkan secara berbeda atau dengan tempo yang berbeda dengan aslinya, contohnya saat suatu lagu rock diputar secara perlahan ataupun dimainkan secara terbalik (dimainkan mundur).

Dalam memahami kondisi mental seseorang lewat pareidolia, maka tercetuslah tes inkblot rorschac. Rorschach merupakan tes proyektif, dimana responden diminta untuk menunjukan pikiran-pikiran atau perasaan yang dimiliki responden dengan cara "diproyeksikan" ke gambar inkblot yang bersifat ambigu. Karena gambar-gambar inkblot rorschac ini tidak dibuat agar menyerupai suatu bentuk atau gambar khusus sehingga responden dapat dengan leluasa mengekspresikan pikiran mereka melalui penggambaran yang mereka lihat pada gambar inkblot.





Namun, seseorang bisa saja tidak dapat mengalami pareidolia karena kehilangan kemampuannya untuk mengenali sesuatu. Beberapa penyakit seperti Stroke, tumor, dan trauma pada bagian gyrus fusiform ventral merupakan penyebab paling umum yang sering terjadi. Kelainan semacam ini dikenal sebagai prosopagnosia.

There is an universal tendency among mankind to conceive all beings like themselves, and to transfer to every object, those qualities, with which they are familiarly acquainted, and of which they are intimately conscious. We find human faces in the moon, armies in the clouds and by a natural propensity, if not corrected by experience and reflection, ascribe malice or good-will to every thing, that hurts or pleases us. -David Hume*

Nah, tadi itulah sekilas mengenai pengertian fenomena pareidolia.. karena sobat HIY semua udah tau apa itu pareidolia, coba dong ceritain fenomena pareidolia apa yang pernah kalian alami selama ini di kolom komentar., kalau ada fotonya bisa dicantumkan sekalian.,

Semoga informasi ini bermanfaat, Terimakasih.



Sumber :

Gloria Samantha. Sumber: Live Science
nationalgeographic.co.id/berita/2012/12/bagaimana-fenomena-pareidolia-terjadi
https://id.wikipedia.org/wiki/Pareidolia
http://www.bbc.com/news/magazine-22686500
Zusne, Leonard; Warren H. Jones (1989). Anomalistic Psychology: A Study of Magical Thinking. Lawrence Erlbaum Associates. pp. 77–79. ISBN 0805805087.
"'Virgin Mary' toast fetches $28,000". BBC News. 23 November 2004.
Ng Hui Hui (13 September, 2007). "Monkey See, Monkey Do?". The New Paper. pp. 12–13.
Sagan, Carl (1995). The Demon-Haunted World - Science as a Candle in the Dark. New York: Random House. ISBN 0-394-53512-X.
Svoboda, Elizabeth (2007-02-13). "Facial Recognition - Brain - Faces, Faces Everywhere". The New York Times.
Guthrie, Stewart Elliott. Faces in the Clouds : A New Theory of Religion (Oxford University Press, 1995).




Saturday, September 19, 2015

P.A.U.D - Pondasi Bagi Masa Depan Anak

 P.A.U.D - Pondasi Bagi Masa Depan Anak 

   Pendidikan merupakan investasi terpenting yang dilakukan orang tua bagi masa depan anaknya. Sejak anak lahir ke dunia, ia memiliki banyak potensi dan harapan untuk berhasil di kemudian hari. Pendidikanlah yang menjadi jembatan penghubung anak dengan masa depannya itu. Dapat dikatakan, pendidikan merupakan salah satu pembentuk pondasi bagi tumbuh dan berkembangnya seorang anak untuk memperoleh masa depan yang lebih baik.

   Sebagai “buah hati”, maka dengan penuh rasa kasih sayang para orang tua rela berkorban demi anaknya, karena masa depan anak juga merupakan masa depan orang tua. Keberhasilan ataupun kegagalan tanggung jawab orang tua terhadap anaknya akan terlihat dari perasaan hatinya manakala menyaksikan kehidupan anaknya ketika dewasa.


   Pada hakikatnya masa depan anak juga merupakan masa depan bangsa dan negara. Masa depan itu akan terlihat dua puluh atau tiga puluh tahun ke depan, di saat mana jutaan anak yang ada sekarang ini memasuki usia remaja dan dewasa. Merekalah nantinya yang menjadi pelaku pembangunan di berbagai sektor kehidupan. Kelak diantara mereka ada yang berperan sebagai pemimpin-pemimpin bangsa yang kebijakannya akan turut menentukan arah perjalanan bangsa dan negara ini.


   Kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, kelak akan sangat berbeda dengan kondisi yang ada sekarang ini. Kehidupan mendatang adalah kehidupan modern yang sangat dipengaruhi globalisasi yang semakin masif, ekstensif, dan seolah tanpa batas. Hubungan antar bangsa diwarnai oleh hubungan yang semakin kompetitif, karena semua bangsa berpacu untuk mencapai kemajuan dalam berbagai bidang.

Akidah : Ketauhidan

TAUHID

A.    Definisi Tauhid

Tauhid menurut etimologi berasal dari bahasa arab bentuk masdar wahhada-yuwahidu-tauhid artinya menjadikan sesuatu menjadi satu (mengesakan).

      Tauhid dalam agama islam merupakan pokok bahasan yang sangat penting mengesakan Allah swt. Sifat yang terpenting diantara sifat-sifat lainnya.

a.      
Keesaan Allah dalam zat-Nya dapat dipahami sebagai tidak ada sesuatu pun
          yang sama zatnya dengan zat Allah.

b.     
Keesaan Allah pada sifat-Nya berarti tidak ada sesuatu pun yang sama sifatnya            dengan sifat Allah.

c.      
Keesaan Allah dalam perbuatan-Nya berarti tidak ada sesuatu pun yang mampu           berbuat seperti Allah, dan tidak sesuatu pun juga yang mempunyai andil
          dalam setiap perbuatan Allah.

B.     Istilah lain Ilmu Tauhid

a.      
Ushuluddin
          Kata Ushuluddin sering dikaitkan dengan tauhid, karena keduanya sama-sama membahas tentang pokok-pokok atau dasar-dasar agama islam. Perbedaannya hanyala dalam pengkhususan pokok bahasannya, tauhid lebih fokus membahas konsep keesaan Tuhan, sedangkan usuluddin lebih bersifat umum. Ilmu ushuluddin membahas 
tentang berbagai pokok-pokok ajaran islam, seperti keesaan,keyakinan,keimanan,
kenabian, dan dasar-dasar ajaran islam lainnya.



b.     
Ilmu Kalam
         Pokok bahasan dari ilmu kalam sebenarnya tidak berbeda dengan tauhid dan usuluddin, karena sama-sama membahas tentang dasar-dasar agama islam. Ilmu kalam juga membicarakan wujud Allah, sifat-sifat yang semestinya ada pada-Nya, sifat-sifat yang mustahil pada-Nya dan sifat-sifat yang mungkin ada pada-Nya.

Sunday, August 30, 2015

10 hal yang aku harap aku tahu dimasa remajaku saat aku didiagnosis mengidap penyakit kronis

 10 hal yang aku harap aku tahu dimasa remajaku saat aku didiagnosis mengidap penyakit kronis


Kuliah umumnya digambarkan sebagai masa dimana belajar hingga larut menjadi rutinitas, banyaknya teman dan momen-momen menyenangkan yang hadir pada tahun-tahun yang akan menentukan kesuksesan hidup para remaja. 
 
Bisakah kamu bayangkan betapa kecewa saya ketika rasa sakit dan lemah mulai hadir di dalam hari-hariku, dan hal yang paling dekat bagiku adalah gurauan dokterku mengenai kulit pucatku yang sedang berkompetisi dengan pucatnya dinding yang menglilingi kamar rumah sakit. Entah sampai saat ini aku tak bisa mengerti gurauannya.

Hal itu terjadi satu tahun sebelum aku memasuki perguruan tinggi, ketika itu aku didiagnosis dengan Ehlers-Danlos syndrome (EDS), serta kondisi komorbiditaspenyakit sel mast dan postural ortostatik takikardia syndrome, atau disingkat POTS.  

Menerima diagnosis untuk gejala kronis semacam ini yang mengganggu tubuhku merupakan hal yang menakutkan, tidak diragukan lagi. Terlepas dari diagnosis itu, aku tidak kehilangan harapan atas masa-masa remaja yang akan aku lalui. Namun, butuh waktu bertahun-tahun untuk aku menyadari semuanya.

Inilah 10 hal yang aku harap aku tahu dimasa remajaku saat aku didiagnosis mengidap penyakit kronis semacam itu :
 https://justagirlinpain.files.wordpress.com/2015/05/wpid-wp-1432754051814.jpeg?w=1200
1. Kamu Tidak Sendiri
Aku menghabiskan banyak hari menatap langit-langit rumah sakit, merasa seolah-olah tidak ada siapapun yang mengerti apa yang aku alami. Mungkin ada orang lain di dunia yang melalui pengalaman yang sama denganku, tapi bukan itu masalahnya! Janganlah takut untuk berhubungan dengan orang lain. Gunakan  media sosial atau bergabung dengan kelompok-kelompok sosial untuk bertemu orang-orang lainnya yang juga sedang berhadapan dengan penyakit. Berbagilah cerita, saran, dan pengalaman. Sadarilah bahwa "kamu tidak sendiri."

Friday, August 28, 2015

Surat Terbuka Untukmu yang Terpengaruh Oleh Kecemasanku

 Surat Terbuka Untukmu yang Terpengaruh Oleh Kecemasanku

 

  Biarkan aku memulainya dengan menjelaskan sesuatu. Saat aku mengatakan "kecemasan," aku tidak hanya berbicara tentang ketakutanku atau situasi yang membuatku gugup. Aku tidak berbicara mengenai kecemasan yang biasa dihadapi setiap orang sepanjang hidup mereka. Aku sedang berbicara tentang Generalized Anxiety Disorder (GAD) - yaitu suatu kondisi mental yang mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupanku melalui satu dan lain hal.

  Kamu mungkin pernah melihat tingkah laku ku yang sangat gugup : Mengubah rencana pada menit-menit terakhir. Membuat-buat alasan untuk bisa tetap tinggal di rumah. Menyendiri dan tiba-tiba menangis. Sesak napas, gelisah, takut akan situasi yang akan datang , tak mampu untuk pergi sendirian, serta kepanikan yang datang tiba-tiba.


   Aku mencoba untuk menyembunyikan apa yang ku alami, tetapi aku tahu kamu memperhatikannya. Kamu memperhatikannya karena kamu peduli. Dan karena kamu peduli, kamu sering mencoba untuk membantu. Kamu memberitahuku untuk mengambil napas dalam-dalam. Kamu memberitahuku untuk tenang dan berhenti khawatir. Dengan niat baik, kamu mengutip ayat-ayat dan do'a dari berbagai kitab dan buku untuk menegaskan kepedulianmu. Kamu berusaha sangat keras untuk membuat situasi menjadi lebih baik. Tapi itu tidak pernah berhasil. Bahkan untuk satu kali pun. Tidak pernah.

   Aku menulis surat ini karena aku ingin jujur kepadamu. Aku ingin kamu memahami kecemasan macam apa yang aku hadapi dan bagaimana rasanya, karena aku ingin kamu untuk tahu, aku tidak mengabaikanmu. Aku tahu emosiku sulit untuk kamu hadapi dan bagaimana tidak mudahnya hubungan yang kita jalani. Untuk alasan itu, aku merasa aku berhutang sebuah penjelasan kepadamu.

   
   Kecemasan ini terasa seperti lautan. Ketika hal itu datang, aku berjuang untuk menjaga pikiranku tetap berada di atas air. Rasanya luar biasa, setiap detiknya aku merasa aku akan tenggelam. lautan yang kubicarakan ini sangat besar, begitu luas, rasanya lebih jauh dari apa yang bisa aku lihat. Airnya begitu gelap dan berat. Semakin aku berjuang melawan itu semua, semakin tinggi kuat hantaman yang kuterima.   

   Kata-kata "tenanglah" darimu memaksaku untuk berjuang melawan kecemasan itu. Namun hal itu hanya menambah kecemasan yang datang.