Instrumen dan Unsur Dasar Navigasi Penerbangan
Instrumen secara mekanis mengukur
berbagai unsur dengan ketepatan yang bervariasi, dan oleh karenanya selalu ada
perhitungan koreksi atau toleransi terhadap angka penunjukan instrumen,
kemudian diterjemahkan agar memperoleh hasil akhir yang mendekati akurat.
a. Arah
Informasi arah diperlukan untuk
bernavigasi. Informasi tersebut dapat diperoleh dari gaya magnit bumi dengan
menggunakan alat kompas. Sistem kompas adalah mendeteksi dan mengubah energi
dari gaya magnit bumi ke indikator. Pada awalnya kompas bekerja secara
independen dan tidak dipengaruhi sistem kelistrikan pesawat terbang, namun
dewasa ini kompas dihubungkan
dengan sistem kelistrikan untuk mengubah penunjukan menjadi arah (hidung)
pesawat terbang.
Kompas magnit adalah instrumen yang
menunjukkan arah pada bidang horisontal mengacu kepada komponen horisontal dari
medan magnit bumi. Magnit bumi ini merupakan kombinasi dengan medan magnit lain
di sekitar kompas. Medan magnit sekunder ini disebabkan oleh adanya benda logam
yang bermagnit. (lihat kompas magnit pada gambar 1 di bawah ini).
![]() | |
| Mekanisme Kompas Magnit (kiri) dan Indikator Kompas Magnit (kanan) |
b. Ketinggian
Altimetri adalah istilah yang
digunakan dalam membahas tentang altimeter yaitu alat pengukur ketinggian
pesawat terbang (dari kata alto yang artinya tinggi dan meter
yaitu alat pengukur). Altimeter pada hakikatnya adalah barometer tanpa zat cair
(aneroid). Perbedaannya adalah terletak pada skalanya. Jika barometer
skalanya menyatakan angka satuan tekanan dalam hPa atau inci maka skala pada
altimeter menyatakan angka satuan ketinggian dalam kaki (feet).
Altimeter akan menunjukkan angka yang
tepat jika kondisi udara sesuai atau sama dengan tekanan atmosfir standar.
Altimeter mempunyai skala besar mulai dari 0 sampai 9. Altimeter mempunyai tiga
buah jarum (mulai dari yang paling bawah) masing-masing terpendek dan gemuk
yang menyatakan angka puluhan ribu, jarum sedang yang menyatakan angka ribuan
dan jarum terpanjang dan langsing yang menyatakan angka ratusan. Sebagai contoh
jika jarum terpendek menunjuk ke angka 2, jarum sedang ke angka 4 dan jarum panjang
menunjuk ke angka 5 berarti ketinggian pesawat terbang adalah 20.000 kaki +
4.000 kaki + 500 kaki = 24.500 kaki atau flight level 245 (istilah flight level
atau FL adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan ketinggian pesawat
terbang dari tekanan standar yang besarannya adalah ratusan kaki. Jadi misalnya
ketinggian pesawat terbang 15.000 kaki di atas tekanan standar dinyatakan
sebagai FL 150).
![]() |
| Indikator Altimater |
Di bagian permukaan altimeter (biasanya terletak di
sebelah kanan seperti letak penanggalan pada arloji tangan) terdapat jendela
kecil di mana terdapat 4 angka kecil (menunjuk tekanan atmosfir dalam
pembulatan hectoPascal) yang menunjukkan tekanan atmosfir yang dikehendaki.
Angka ini dapat diputar (disetel) menggunakan tombol ulir di bagian pojok bawah
altimeter.







