Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts

Friday, November 13, 2015

sebuah Puisi - Harmoni Cinta

Ku pejamkan mata ini dan kuhirup udara pagi..
Ku hembuskan udara perlahan..sejenak ku merasakan kedamaian..
Seketika bayangmu terlintas dibenakku.
Tak sadarku terjebak dalam nada rindu..
Terbuaiku dalam alunan syahdu..harmoni cintaku
Jauhku terlena dalam lamunku..
rindu itu semakin terasa..semakin besar..
Dan semakin menyesakkan dada..
Terbuaiku dalam fatamorgana semu..



Tersentak ku terdasar dari lamunku..
Tak seharusnya ku rasakan itu
Ku tepis jauh anganku ..
Ku hapus rinduku dan kembali kusimpan harmoniku..
Dalam balut doaku..



Sulit bagiku menahan gejolak ini..
Namun aku tetap akan bersabar dalam fase penantianku
Ku titip engkau pada Tuhanku agar Tuhan senantiasa menjagamu
Dan aku coba tuk tetap menjaga kesucian hati
Hingga halal bagiku untuk merasakan kerinduan ini..



Kala ku merindukanmu..
Ku pandangi cermin dan kurasakan kehadiranmu..
Kau begitu mirip denganku, mungkin kau tak sadari itu..
Namun suatu hari kau pasti akan tahu..
Duhai cinta jaga dirimu..



Ini hanyalah ungkapan hati yang terbalut dalam melodi..
Tercipta dalam dimensi rasa yang semakin menyiksa lara..
Namun tetap terdengar indah..
Harmoni cinta..





Friday, October 30, 2015

Fase Penantian - Sebuah Puisi



Fase kehidupan ini telah ditentukan..
Tahap demi tahap harus di lalui..
Begitulah skenario kehidupan..
Terkadang terdapat kerisauan dalam hati..
Karena saat ini engkau berada dalam tahap tersulit..
Dalam fase penantian..



Duhai insan dalam fase penantian
Disinilah dibutuhkan kesabaran
Alur ini masih sangat panjang..
Tahap demi tahap harus engkau lalui..
Untuk itu engkau harus mempersiapkan..



Sungguh skenario ini diciptakan oleh sutradara terhebat..
Yang telah mempersiapkan ending terindah dalam skenario yang ia ciptakan
Dan saat ini engkau diberadakan dalam fase penantian
agar siap untuk melanjutkan skenario ini
Sungguh sekenario yang ia ciptakan tak akan tergambarkan..
Fase penantian adalah tahap tersulit dan banyak tantangan..
Disini kita bebas memilih peran namun sang sutradaralah pemegang keputusan..



Fase ini adalah tahap pemantas diri..
Peran apa yang akan kau mainkan nanti..
Terdapat seleksi dalam tahap ini..
Namun engkaulah yang memilih..



Duhai insan yang berada dalam fase penantian..
Disinilah butuhakan kesabaran..ketegaran serta persiapan
Untuk melanjutkan adegan dalam sekenario kehidupan..



Saturday, October 24, 2015

Gelisah

Gelisah


Duhai hati..
Apa yang terjadi..
Mengapa engkau berdegup tak berarah..
Mengapa engkau resah tak ada sebabnya..


Duhai hati.. 
Aku tidak mengerti..
Mengapa engkau datangkan kegelisahan ini..
Membuatku tidak tenang.. 
Buatku tidak menentu..


Aku rasakan degup itu tidak wajar..
Aku rasakan degup itu makin kencang..
Aku gelisah sungguh aku gelisah
Namun aku tidak mengerti.. 
Apa sebab gelisah ini..


Sekilas ku ingat seseorang disana
Apa dia baik-baik saja.. 
Atau ada yang terjadi padanya..
Hatiku bertanya namun tak dapat jawabnya..


Aku tidak mengerti.. 
Apa obat dari kegelisahan ini..
Apa yang harus ku lakukan..
Agar degupnya kembali berarah..


Sungguh.. 
kegelisahan ini mengganguku.. 
membuatku tak menentu.. 
namun aku tidak tahu..

 


Oh Tuhan..
Jika kegelisahan ini timbul karena suatu kecemasan..
Maka buatlah hati dapat meredakannya
Jika gelisah ini datang karena sesuatu yang akan terjadi maka mohon hindari
Jika kegelisahan ini hanya pembawaan perasaan maka hilangkan..
Jika kegelisahan ini karena seseorang mohon jaga dia saatku tak disampingnya..
Hati..oh..hati..tenangkan diri dan berharaplah tidak ada yang terjadi..

Thursday, October 22, 2015

Nada cinta dalam balutan doa

Nada cinta dalam balutan doa




Tuhan..
Ampuni aku yang tak mampu menahan rasa ini sendirian..
Sungguh aku tak mengerti dari mana rasa ini berasal..


Tuhan..
Percayakah engkau menitipkan rasa ini kepada hamba..
Dalam balutan doa aku persembahkan sebuah harapan..


Padamu yang maha kuasa..
Dalam balutan doa ku berikan..
 Sebuah rasa yang tak sanggupku simpan dalam hati
Tak juga ku letakkan dalam pikiran..
Meski terkadang rasa itu terlintas di pikiran dan menetap di hati


Namun.. 
Ku coba menghindari..
Rasa itu hanya menjadi sebuah motivasi untuk memantaskan diri
Dan menyampaikan harap ini..
Dalam balutan doa..
 Aku mencoba aplikasikan rasa
Yang ku curahkan hanya kepadamu..
Wahai pemberi rasa..

Women Mood Wallpaper #482518 - Resolution 1920x1200 px
Nada cinta dalam balutan doa.. 
Akan tetap bersenandung disetiap waktunya
Hingga syair berbait akan berbalas dan berlanjut.. 
Dalam lantunan nada yang sama
Untuknya.. 
Yang ku sebut dalam doa


Tak ku simpan rasa ini dalam hati tak pula ku taruh dalam pikiran
Dan ku persembahkan rasa dalam balutan doa untuk dia yang ku cinta

Sajak berbalas - Tentang awan dan hujan


Merindukan hujan



Awan..

Dimana kau sembunyikan hujan..
Mengapa kau biarkan asap menutupi udara segar..

Awan..
Tahukah engkau..
Kami sangat membutuhkan hujan..
Kami membutuhkan tetesan yang senatiasa
melindungi kelembapan kami dan tanaman kami..

Awan..
Tegakah engkau..
Kau saksikan kami seperti ini! Kau membuat para petani bersedih
Tanamanpun meratap memohon kasihan..
Separuh dari kami kehilangan mata pencaharian..
Kebutuhan kami mengalami peningkatan..
Namun penghasilan petani kami mengalami kemunduran ..

Awan..
Kau telah berubah sekarang..
Mengapa kau enggan berikan hujan..
Tegakah kau lihat keadan kami..
Tegakah kau lihat tanaman kami..
Sungguh kami sangaat membutuhkan hujan..
Kami sangat merindukan hujan..


Jawaban dari awan


Clouds Gloomy Wallpaper - Download Picture Of  A Cloud Gloomy Wallpaper

Ku dengar jeritan itu..

Tidak! Tidak aku tidak tega!
Sungguhpun engkau tahu..
Jeritanku lebih keras dari itu..
Aku ingin..memberikan senyuman..
Aku ingin..memberikan kesejukan..

Tapi..
Apa yang terjadi..
Engkau yang merusak diriku!
Engkau yang merubahku..
Engkau minta aku turunkan hujan..
Yang merupakan harapan semua tanaman..

Tapi..
Apa yang kau lakukan?
Kau hanguskan harapan sang tanaman!
Engkau jadikan aku bagaikan kabut
Yang membuat ini terjadi..
Salahkah aku?


Rintihan tanaman


Awan..

Tak ku dengar jeritanmu
Tak ku rasakan keteduhanmu..
Yang ku tahu..
Rintihan tanaman itu..
Mungkin benar jika kau salahkan
Oknum yang tidak bertanggung jawab..

Tapi ini...
 bukan perbutan kami..
Kami hanya korban..
sama seperti tanaman itu..
Kini tanaman kami hanya bisa merintih..
Setiap kelopak yang berguguran memberikan isyarat..
Yang mengatakan bahwa kami mulai melemah kami mulai punah
Kami butuhkan air kami butuhkan hujan..

Berikanlah hujan wahai awan..
Bantulah kami untuk bujuk Tuhanmu agar berbaik hati pada tanaman kami..


Harapan semu


Akupun rapuh..

Engkaupun tahu..
Diriku telah berubah..
Engkaulah yang telah merubahku..
Sehingga Tuhanpun mendukungku..
Harapanmu terhadapku hanyalah semu..
Yang terjadi bukanlah kehendakku..

Itu perbuatanmu dan itu ke hendakmu..
Kau yang ciptakan bencana ini..
Jika kau inginkan aku yang dulu..
Dirimu lah yang mampu
 Merubahku agar aku kembali seperti dulu..

Engkaulah yang mampu membujuk tuhanku..
Engkau pula yang mampu mengembalikan senyumku
Yang merupakan juga senyuman untuk kau dan tanaman itu..
Melangkahlah lakukanlah..
Agar harapmu tidak menjadi harapan semu...







Tuesday, October 20, 2015

Kemana Perginya Atmosfer ? - Sebuah Puisi



Atmosfer.. di mana engkau?

Bukankah kau bertugas memberikan kami udara segar..
Menyeimbangkan taraf kehangatan pada siang dan malam hari..

Atmosfer..dimana kau bersembunyi?
Mengapa aku tidak melihat keindahanmu lagi..
Yang senantiasa menghiasi langit dengan  pancaran biru
lambang ketegaran yang kau miliki..


Ku tatap langit dari balik jendela..
Ku pandangi kotaku tercinta yang sekarang di tutupi asap tebal
Ulah perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab
Ku edarkan mata ke sekeliling rumah..
Ku lihat tanaman-tanaman yang tampak lemah tak berdaya..
Mereka kering.. mereka gugur.. mereka seakan merintih memohon hujan..
Ku pandang langit.. tak ku temukan  keindahannya lagi..
Tak ku temukan awan putih
nan elok bersama atmosfer biru yang senantiasa mendampingi indahnya langit..

Dulu..kalah aku sedih aku selalu memandangmu..
Kau seakan tersenyum ramah..memberikanku ketenangan jiwa..
Kau seakan mengatakan "seperti langit yang tidak memiliki batasan seperti itulah sebuah kesabaran.. kesabaran akan terbatas saat kau berhenti bersabar"


Namun, kini aku tidak menemukanmu lagi!
Kini langit kami hanya putih tertutup kabut..
Awanpun sudah menyatu dengan kabut..
Sugguh tak ku temukan keindahan langit lagi..

Atmosfer..
Kapan kau kembali?
Memberikan kami udara segar lagi menyeimbangkan suhu udara di sekitar kami
Atmosfer..
Kala ku bersedih..pada siapa tempatku berbagi? Siapa yang dapat menghiburku lagi?
Sungguh saat memandangmu..  kau berikan aku ke tenangan hati
Ku melihat ke tegaran di balik ke indahanmu..
Kau menopang langit yang kokoh..
Biru warnamu bangkitkan semangatku..


Atmosfer..
Tahukah kau..apa yang terjadi saat ini?
Alam tak lagi bersahabat..udara tak memberikan kesegaran..
Awan tak lagi bergumpal..burungpun tak mampu lagi menari di atas awan..
Langit sungguh menyedihkan..


Sunday, October 18, 2015

Lucidious - Chapter 1




Chapter 1 : Asal Mula


Rasanya baru kemarin, semua itu seolah terjadi kemarin.. aku tak mengerti.. sampai saat ini aku masih menyimpan tanya dalam benakku.. tentang apa yang terjadi 10 tahun lalu.. apa yang terjadi saat itulah yang menuntun kami sampai di masa seperti ini..


Apapun itu rasanya tidak adil jika terus mengutuk dan menyalahkan masa lalu.. aku ingat saat itu adalah kala pertama aku berjumpa dengannya.. dalam keadaanku saat itu yang sangat memuakkan jika aku mengingatnya lagi.. aku terlantar tanpa tahu apa-apa.. Aku mengalami gangguan pada ingatanku saat itu.. dan takdir secara sengaja mempertemukanku dengannya.


Takdir Tuhan memang maha daya dahsyatnya, yang tak sampai pengetahuanku untuk memahami bagaimana Sang Segala Maha menggiringku padamu yang bahkan tak terjangkau oleh ingatanku.. menjadikanmu sebuah pengharapan, pengharapan yang sejatinya hanya secuil kenyataan pahit yang akan terjadi di masa depan. Aku kecewa sebab senyummu lebih indah dari senja, senyum yang begitu indah., bersinar., menenangkan., lalu tenggelam begitu saja ditelan malam., Aku berharap bisa bersamamu lebih lama lagi.. bukan, aku berharap bisa menjagamu lebih lama lagi.. meski itu berarti aku harus mendekap dinding dengan punggungku hanya untuk memastikan kau baik-baik saja.


Tapi kau dan aku paham bahwa tak perlu bertatap muka untuk menjaga rasa., meski kutahu kita ada di dimensi yang sama..tanpamu.. bagiku sia-sia, kau dan aku pun menyadari cakrawala yang ada akan mengirimkan beribu do’a tanda hati akan selalu baik-baik saja.
Semakin ku mencoba untuk mendekatimu, semakin perih luka yang kau rasakan. Hadirku bagai garam diatas darahmu, entah aku tak mengerti.. Apakah takdir yang coba mempermainkan kita ?



Aku masih mengingat bagaimana kamu menepis semua penghakimanku atas takdir yang sedang berkomedi., “Jangan kamu ragu, ragu akan arti memiliki.. karena bagaimanapun konsep waktu akan tetap konsisten dengan kisah yang mengharumkanmu.. tetaplah disini menjadi penyejukku, tak ada keberatan dariku, bagiku bahagia adalah bersamamu.” Begitu keras pembelaanmu untuk menahanku.  
Sekeras apapun aku berusaha menghindarimu., kamu selalu saja menarikku kembali.. entah dengan kekuatan apa itu, kamu sendiri sadar bahwa kehadiranku hanya menyiksamu.. Tapi kau memang keras kepala. Aku harus mengakuinya, aku ingin menjadi teman bagi malam-malammu. Muara tenang atas pejam mu, entah pengharapanku selalu datang kembali, begitu dilematis sampai tak ku sadari aku sudah jatuh terlalu dalam hingga aku tak mampu bangkit lagi setegar dulu aku tanpa cintamu.


Kini kamu hanya terbaring, begitu pucat.. senyum mentarimu seakan berubah menjadi cahaya bulan yang tetap bersinar meski menahan perih yang menggerogoti dirimu secara perlahan.. Karenanya aku merasa gagal menjagamu..
Ketika pangkat nol bernilai satu, maka dari segi mana lagi aku mampu menahanmu ? engkau terlalu jauh dari jangkauanku, hingga aku tak lagi tersadar kehadiranmu memang akan benar-benar pudar.



Ditengah keputusasaan itu aku berusaha sebisa mungkin untuk menjaga kesadaranmu.. menjaganya agar tetap bersamaku.. walau ragamu telah tervonis untuk berdiam menanti keajaiban..


Hingga akhirnya aku melakukannya.. aku menciptakan fantasi dimana pikiranmu bisa hidup di dalamnya.. menjalani hari-hari seperti sedia kala.. memang ini tak nyata, namun selama itu bisa menjagamu tetap memiliki eksistensi di dunia.. aku rasa kamu akan bahagia.. rasanya apa yang hilang dariku sepadan dengan bahagia yang akan kau dapatkan. 


Thursday, October 15, 2015

Edisi Anak Kos : Nora Short Story - Baper

Hay, gue Nora mustika panggil aja Nora, gue maba di UGM yogyakarta sekarang gue baru semester 1 gue ambil di jurusan filsafat. Entah kenapa gue bisa lulus di jurusan ini, bokap yang nyaranin jadi gue ngikut aja katanya jurusan itu belajar tentang para pakar ilmu pengetahuan dan dasar dari segala cabang ilmu.

Gue punya dua sahabat yang gue kenal saat ospek namanya Angle dan Sarah. Gue dan Sarah sama-sama dari Palembang sedangkan Angle dari bandung. Sarah jurusan psikologi. Kalau Angle jurusan bahasa inggris. Kita akrab pas ospek, kita selalu sama-sama karena itu kita mutusin untuk tinggal satu kostan bertiga, itu yang buat kita makin akrab.

Diantara kita bertiga Sarah yang paling dewasa dia kalem dia adem dan juga tenang ciri khas dia itu selalu pake baju gamis dan kerudung panjang pokoknya syari gitu deh. Kalo Angle beda lagi dia kebalikan dari Sarah orangnya putih tinggi langsing kayak kutilang mesir wkwk becanda, rambutnya panjang berkilau bak model di iklan sampooh gayanya wow pokoknya modis abis.

Kalo gue mah biasa-biasa aja kagak modis, hidup gue ini simple kalo pake busana  juga sesuai mood gue, bagus gak bagus menurut orang yang penting gue PD aja.

Kalau masalah cinta-cintaan Angle yang paling mudah baper atau kena php soalnya dia melow banget si segalanya kayak di deramatisir oleh dia. Beda lagi dengan si Sarah kalo dia mah lumayan dewasa dia gak mau jalanin yang namanya pacar-pacaran, kata dia kalau emang jodoh gak kemana. Tapi bukan berati dia gak upunya kecengan, punya kok dia tapi kecengannya ada di palembang jadi mereka LDRan gitu. Tapi Sarah bilang mereka sekarang last contact mau fokus sama masa depan masing-masing dulu cyee so sweet bangeet.

Kalau gue mah paling masa bodoh denger yang namanya cinta-cintaan hidup gue santai gak mau ambil pusing dengen yang gituan secara hight quality jomblo guys. Kagak ada juga yang mau sama gue orang banyak bilang gaya gue kayak cowok. Temen gue juga banyak cowok, bagi gue temenan sama cowok cewek itu gak ada bedanya biasa aja sama-sama manusia bukan setan wkwkwk.

Disini gue mau cerita tentang kisah cintanya Angle di balik tampang cantiknya yang kelihatanya perfect itu ternyata dia melankolis mudah kebawak perasaan dan sekarang dialagi galau. Temen curhatnya  Angle itu gue secara gue kan pendengar yang baik meski gak pernah ngasih solusi hehe.

Angle punya kakak angkat namanya Kevin mereka akrab pas ospek. Kevin jurusan otomotif semester 3, dia jadi kakak damping kita pas ospek kemaren. Sampe sekarang Kevin dan Angle masih akrab.Angle bilang Kevin itu baek banget dia ramah dan selalu ada buat Angle mungkin itulah yang buat Angle nyaman sama dia. Diem-diem Angle mulai nyimpen rasa sama si Kevin tapi kayaknya Kevin gak tahu secara dia kan cowok yang gak peka gitu itulah yang buat si Angle baper.
Sabtu pagi sekitar jam 10 gue lagi asik denger headset sambil ngerjain tugas. Pagi itu kita free gak ada jam kuliah emang dari sabtu kita udah libur dari pada bengong mending gue ngerjain tugas. Tiba-tiba si Angle datang ke kamar sambil mewek.

"Nooraaa....." kata  Angle sambil meluk gue
"Kenapa lu ngle? Kok mewek? " kata gue membalas pelukannya sambil ngelus pundak dia.
"Kak Kevin ra kak Kevin..hiks"
"Kenape die?" Tanya gue sambil nglepas pelukan Angle perlahan
"Ternyata kak Kevin punya pacar ra..sedih banget gue kenapa dia selamai ini dia baek terus sama gue selalu ada buat gue selalu nengerin cerita gue , gue pikir dia naksir guee..hiks"
"Lu naksir dia Angle?"
"Gak tau ra awalnya gue cuma anggep dia abang doang tapi karena dia selalu ada buat gue itu yang buat gue nyaman gue gak tau kenapa bisa gitu..hiks"
"Lu tau dari mana kalau dia punya pacar"
"Ya taulah orang pacarnya nyamperin gue terus bilang ke gue kalau kak Kevin pacar dia, pas gue tanya kak Kevin juga kak Kevin jawab jujur kalau itu emang pacar dia"
"Lah kalau udah tau terus kenapa lu jadi sedih?"
"Ya sedihlah orang kak Kevin gak bilang dari awal kalau dia punya pacar , pas gue tanya ada yang marah gak aku deket kakak. Dia bilang gak ada kok masih bebas santai aja, dia bilang gitu..hiks"
"Mungkin lu kena PHP ngle?!"

Sedang asik-asiknya kita ngobrol beruda tiba-tiba Sarah nongol dari balik pintu
"Assalamuallaikum" sahut cewek berkerudung panjang warna pink itu sambil membawa kantung yang berisi belanjaan dari luar.
"Walaikumssalam..dari mane lu rah?" Tanya gue
"Dari belanja, eh ngle kenapa nangis?" Tanya Sarah kepada Angle sembali duduk di
kasur sambil ngletakin belanjaannya diatas meja disamping kasur kita.
"Si Angle di PHPin oleh kak Kevin sekarang lagi galau!!"  sahut gue
"Di PHPin gimana?"
"Ya kan lu tau Kevin ngdeketin si Angle dari ospek, eh ternyata si Kevin udah punya pacar" gue nyimbat lagi, Angle cuma diem aja
"Terus kenapa kalau dia punya pacar? terus kenapa juga kamu berharap sama dia?"
"Iye gue salah gue baper gue berharap sama dia gue salah ..hiks" air mata Angle makin deres. Si Sarah tersenyum manis, dia langsung meluk Angle.
"Gak kok ngle gak ada yang salah disini sudah suatu kewajaran kalau seorang cewek itu memang mudah merasa karena cewek itu emang punya emosional yang tinggi jadi sulit ngndaliin perasaan itulah kenapa cewek jadi mudah baper, gak papa kok nangis aja puas-puas di luapin emosinya" kata Sarah lembut
"Hiks..hiks iya ra kak Kevin bilang gak papa aku deket dia, dia bilang masih bebas tapi nyatanya gini! Gue ngerasa di phpin ra huhuh" tangis Angle makin jadi.
Sarah melepas peluknya dan menghapus air mata Angle.
"Angle..apa yang kamu tangisin? Yang PHPin kamu itu siapa? wajar kalau Kevin bilang dia masih bebas, toh itu cuma pacarnya kan bukan istrinya? Jika hubungan belum sampai jenjang pernikahan belum ada hak kepemilikan, hidupnya masih sepenuhnya milik dia, dan mengapa kamu ngerasa si PHPin? Itu karena kamu berharap sma dia. Kenapa cewek sering kena PHP? Itu karena berharap. Disini siapa yang salah? Kalau kita gak berharap kan gak mungkin kita merasa di beri harapan palsu.
"Bener juga kata lu rah, eh iya dosen gue pernah bilang kalau kita berharap sama manusia jawabanya MUNGKIN, tapi kalau berharap sama Allah jawabnya PASTI! Karena itu kita gak boleh berharap sama manusia" kata gue menimpalin perkataan Sarah
"iya bener tu kata Nora! Keluar deh filsafatnya hehe" Sarah ngeledek
"Eh itu bukan kata gue tapi kata dosen gue!!"
"Eleh laen anak filsafat.."
"Eh lu rah hoby banget ngeledek jurusan gue!!" Langsung gue lempar bantal ke Sarah, si Angle pun tersenyum melihat tingka kami berdua, dia pun mengusap air matanya.
"Iya, bener kata kalian berdua, apa juga yang gue tangisin toh dia tetep sama gak berubah sikap sama gue lagian kenapa gue berharap dia naksir gue juga, dia udah baek aja udah bagus, dia punya pacar juga gak masalah dia tetep abang gue!"
"Iye ngle lu harus move on lu kan cantik siapa si yang mau sama lu? Kalau gue cowok aja gue naksir sama lu haha"
"Jaah kode keras ni ngle hati-hati sama si Nora gak normal dia"
"Sembarangan gue normal tau!! Mau sarapan bantal ni kayaknya nk anak!!" Kata gue langsung ngeraih bantal, si Sarah kayaknya dia mau kena lempar bantal lagi. belum puas juga ngeledek gue -_-
"Haha becanda ra becanda..viss jangan lempar lagi ampun gue!! Hahah" si Sarah ngeles
"Eh Sarah jangan salah! Kemaren si Nora balik di anter cowok loh anak otomotif juga!"
"Siapa ngle? Cyee Nora ternyata.."
"Eh siapa? Si andre? Itu mah temen smp gue di palembang dulu!!"
"Cyee cyee yang CLBK.."
"Eeeh lu bedua doyan banget ngejek gue!! Gue ini hight quality jomblo taook!! Gak peduli gue yang gituan, toh kalau jodoh gak kemana-mana week" gaya gue sok bijak
"Jahah gaya lu ra basi ah basiii" kata Angle ngledek
"Yeee lu mau gue lempar bantal juga?!! Huu dasar baper weeekk!" Kata gue ngledek Angle
"Enak aja gue gak baper tauk, lagian ngapain juga gue ngarepin yang udah punya pacar,kayak gak ada cowok laen aja!"

"Udah ah ngomong-ngomong soal baper gue jadi laper ni! Ohya tadi aku beli ketoprak di luar yok makan" kata Sarah ngambil bungkusan yang tadi ditaroknya diatas meja.
"Alah ketoprak mulu bosen gue sekali-kali beli model atau tekwan apa?" Kata gue sambil bantu Sarah bukain bungkusannya
"Lu pikir ini palembang?!" sahut Sarah
"Eeh ra ngomongin model jangan noleh gue dong!"
"Model itu makanan ngle bukan orang wkwkwk"
"Eh masak si?" Kata si Angle rada gak ngerti
"Iya, model itu makanan khas palembang bentuknya sama kayak pempek, makanya di kasih kuah kayak bakso di kasih bihun sama cabek giling juga rasanya lebih enak dari bakso, bedanya kalau bakso pake daging sapi kalau model pake daging ikan giling" kata Sarah ngejelasin ke Angle
"Ooh jadi pengeeeen" sahut Angle
"Mangkanya datang ke palembang!!" Gue nyeletuk
"Jaaah promosi!!"
"ahahahahahahah...." kita kembali ketawa bareng.

Itulah kehidupan anak kost, susah senang bersama berbagi rasa, secara jauh dari keluarga. Gue udah nganggep mereka lebih dari sahabat, bagi gue mereka adalah keluarga meski terkadang mereka nyebelin juga. Selalu gue yang jadi bahan ledekan, meskipun becanda kadang-kadang nyebelin juga -_- tapi gak papa deh bagi gue itu biasa aja yang penting kita bisa tetep sama-sama dan susah seneng bareng.
Akhirnya si Angle bisa ketawa lepas lagi. semoga dia bisa nerima nasehat dari Sarah tadi. Semoga dia gak baper lagi dan bisa move on dari si Kevin.


Never Enough-2 : Sisi Konyol Cinta dan Mata Hati Kasih Sayang



Never Enough-2 : Sisi Konyol Cinta 


dan 


Mata Hati Kasih Sayang




Kubaringkan tubuh ini ke tempat tidur, ku pejamkan mataku sejenak dalam hati ku berkata makasih Tuhan engkau telah memberikan seorang sahabat yang membuat ku dapat melupakan semua beban dalam hidupku. Terus terang aku type orang yang susah move on dari masa lalu yang begitu menyakitkan, bahkan aku menanamkan dalam diriku sendiri tidak akan lagi menjalin hubungan percintaan yang menurutku itu hanya buang buang waktu saja.

Karena siklus percintaan bisa ditebak dari yang awalnya pdkt an atau pendekatan yang dapat membuang waktu berbulan bulan tiap harinya ngasih perhatian udah makan belom, kamu jangan sedih ya ada aku yang selalu buat kamu dan masih banyak kata kata basi lain nya, lalu setelah pdkt mengalami fase jadian yang katanya aku nyaman banget sama lo udah lama gua pengen ngomongin ini tapi gua bingung bilangnya, gua sayang lo mau gak jadi pacar gua dan itu pun sangat basi makan tuh cinta hahaha, terus sebulan dua bulan masih romantis romantisnya kaya hai beb aku beruntung deh bisa jadi pacar kamu, aku pengen seumur hidup sama kamu, jangan tinggalin aku ya kamu tu separuh jiwaku. Cuma satu kata yang bisa aku katakan lebai deh dan di lanjutkan empat bulan lima bulan biasanya timbul sebuah masalah seperti kamu jangan deket sama si A si B aku tu cemburu, juga beda pendapat kamu maunya gini dia maunya gitu kaya lagunya doraemon aja deh aku ingin begini aku begitu ingin ingin banyak sekali terusin sendiri nyanyiannya haaha. Mungkin pada akhirnya tidak akan lama lagi endingnya juga bakalan putus karena merasa sudah tidak cocok lagi contonya kaya “maaf ya sayang sepertinya kita sudah nggak cocok lagi, sifat kamu gini sedangkan sifat aku beda sama kamu”, terus ada juga yang sayang kamu terlalu baik buat aku makanya kita tidak cocok” huaaaaa gedek lama lama. Nah seperti itulah siklus percintaan yang akhirnya membuat aku gedeg akan namanya cinta.



tiba tiba terdengar suara mama yang memanggilku

" keysha makan dulu sayang"
teriak mama sambil ngotot ngotot paling hahaha bisa di bayangin kan
"
iya ma bentar lagi keysha turun kok" sambil berjalan menuju ruang makan.
"lo mama kapan pulangnya kok keysha gak denger ya, terus papa mana ? Masak kita makan berdua doang si ma ? " sambil ngelihatin mama ngambilin nasi buat aku
" gini sayang, tadi mama itu pergi arisan ke kompleks sebelah, pas sampai depan rumah ternyata pintu enggak di kunci kirain mama kamu tidur, yaudah mama langsung masuk aja. Terus kalau papa kamu hari ini enggak bisa pulang karena tuntutan pekerjaan di luar kota. Jadi malam ini kamu tidur sama mama aja ya " sambil mencium kening aku  "oh yaudah kalau gitu" sambil makan.

Sebenarnya aku sedih setiap kali papa ada tuntutan pekerjaan keluar kota katena keluarga kami jarang kumpul bareng. Apa lagi papa yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya yang tek pernah menyempatkan waktu luang untuk kami dirumah. Terkadang aku berfikir percuma aku bisa memiliki apapun yang aku mau tapi untuk kumpul sama keluarga aja enggak pernah bisa tidak semua bisa di beli dengan materi,

Anak pun terkadang butuh kasih sayang dari orang tuanya yang jarang di rumah. Apalagi saat mama nelpon papa tanya kapan pulang pasti jawab nya papa “iya ma papa usahain pulang” tapi apa ? tetep aja pulang terus pergi lagi seakan akan rumah jadi tempat mandi doang.  selesai makan, aku bantuin mama beresin ruang makan sengaja keluarga kami tidak memakai tenaga pembantu rumah tangga bukan karena tidak mampu membayar atau pelit akan pengeluaran tiap bulannya, tapi mama lebih memilih memakai tenaga sendiri katanya buat apa punya tangan lengkap, kaki lengkap, kita enggak mau manfaatin apa yang Tuhan beri. kalau dipikir pikir benar juga kata mama, aku juga pengen tuh jadi kaya mama yang tegas dalam rumah tanggaku kelak. Detik jam dinding menunjukkan pukul 08.00 malam.

Keluargaku mempunyai aturan, dan aku percaya setiap rumah pasti mempunyai aturan sendiri-sendiri, di rumahku sendiri menanamkan aturan harus tidur jam 08.00 malam jika sudah tidak ada pekerjaan lain, karena tidur terlalu malam tidak baik untuk kesehatan. Aku dan mama bergegas tidur, sewaktu tidur aku memeluk mama, Rasanya ingin aku mengungkapkan sayangku kepadanya wanita yang merelakan nyawanya demi melahirkanku, sehingga aku berada di dunia ini. Yang sembilan bulan mengandungku, memberikan kasih sayangnya untuku. Lalu mama berbisik di telingaku, “hai anakku cuma kamu yang mama sayang cuma kamu harta yang paling berharga mama di dunia maupun akhirat, mama ingin kamu menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara nak,” aku diam memandangi wajah mama yang mulai tua hari demi hari.

Terlintas jelas di pikiran ku bagaimana dengan hidupku jika aku kehilangan sosok malaikat tanpa sayap yang selalu nemani hari hariku ini. ,pasti aku bakal hancur berkeping-keping seperti sebuah gelas yang sudah pecah, wujudnya akan berubah total dan tidak pernah bisa kembali kewujud semula. Mataku mulai berkaca kaca tak bisa menahan air mata yang sudah terjatuh di pipi.
"anak mama tidak boleh nangis, nih ya mama kasih tau apapun keadaan nya entah itu susah senang kamu harus tetap senyum karena dengan senyuman semua masalah akan hilang" sambil tersenyum memandangiku dan mengusap air mata ini.

Aku hanya tersenyum dan akan selalu ku ingat kata-kata mama tadi.
sang fajar sudah mulai menampakan sinarnya di ufuk timur, kau bangun dari tempat tidurku ternyata mama sudah bangun terlebih dahulu tanpa membangunkan ku, dengan semangat pagi aku langsung menuju kamar mandi membersihkan badanku. Karena ada pertemuan mata kuliah pagi.
Lanjut cerita, ku turun kebawah ternyata mama masih nyiapin sarapan pagi buat aku.
"selamat pagi mama" mencium pipi mama yang baunya udah wangi
"pagi sayang, sarapan dulu nih mama buatkan susu dulu" sambil ngelus rambutku, sedangkan aku duduk sambil makan roti isi selai dengan lahapnya.
" kok temen kamu si dimas enggak kesini jemput kamu key" "ih mama ya enggak lah mana mungkin dimas kesini jemput keysha. Dia mah jemput pacarnya lah,orang punya pacar juga" sambil minum susu yang mama buatin. 


"padahal mama suka kamu sama dia lho key" sambil godain aku
"ih mama enggak enggak ah aku sama dia cuma sahabatan dan selamanya akan jadi sahabat, udah ah keysha berangkat dulu ya entar telat lagi, emuah bye mama "Pamit pergi" hati hati ya key bawa mobilnya inget jangan ngebut inget jangan, lalu aku memotong omongan mama" iya mamaku yang paling bawel, keysha hati hati kok.


Aku membawa mobil dengan kecepatan sedang sambil dengerin lagu ten 2 five yang berjudul you yang selalu ngingetin aku dengan masa lalu, walau terkadang aku males mengingat itu semua. 25 menit kira kira jarak yang di tempuh dari rumah ke kampus, ku parkirkan mobil di tempat parkir, bergegas turun dari mobil menuju ke kelas agak tergesa gesa juga karena dosennya terkenal galak yang sukanya ngomel ngomel sambil menyisir rambutnya yang hitam klimis kaya pakai minyak jelanta bisa di bayangin tu kan kaya apa tapi mending gak usah di bayangin jelek juga orangnya kok gak ada untungnya hahaha.


Wednesday, October 14, 2015

Aku Hanyalah Seorang Hamba

Wahai Engkau pemilik segalanya..
Apa yang tidak Kau miliki?
Engau maha segala maha..
Pencipta jagat raya berserta isinya..
Aku hanyalah seorang hamba..
Kau ciptakan aku dari segumpal tanah
Sunggu aku adalah mahluk yang rendah..
Wahai Engkau yang maha sempurna..
Lihatlah aku..





Aku hanyalah sorang hamba, aku tidak memiliki apa-apa..
Nyawaku hidupku ragaku semua milik-Mu..
Hamba tidak memilik apa-apa selain tuannya..
Kau adalah tuanku, pemilik hamba-Mu pada-Mulah aku minta segalanya..
Sunggu tiada daya upaya hamba-Mu ini tanpa pertolonga-Mu..
Aku hanyalah seorang hamba..tugasku hanya mengabdikan diri pada tuannya memenuhi kewajiban dan amanah yang telah dititipkan-Nya..
Aku hanyalah seorang hambah yang lemah..
Tak ada satupun yang dapat hamba lakukan tanpa izin tuannya..





Ya..Tuhanku pada-Mulah tempatku berserah..pada-Mulah tempat menumpuk harap..
Hanya Kaulah satu-satunya yang dapat memenuhi permintaan hamba..
Tuhan..bukankah Kau pemilik segalanya..? tak sulit bagi-Mu memenuhi segelintir keinginan hamba bukan? Bukankah Kau menyayangi dan mengasihi hamba?
Tanpa hamba mintapun Kau telah memberikan fasilitas yang besar kepada hamba..
Sunggu besar kasih terhadap hamba-Mu sudah sewajarnya hamba selalu menyebut nama-Mu disetiap langkah hamba..
Ya Tuhan hamba..jika tak hamba minta lagi Kau beri, bagaimana jika hamba meminta?
Aku hanyalah seorang hamba..tidak ada daya upaya tampa perlindungan-Nya dan jika Ia inginkan maka terjadilah!


Tuesday, October 13, 2015

Sebuah Renungan : Jodoh, Cermin, dan Tulang Rusuk yang Hilang



Pernah dengar istilah ini "Jodohmu adalah cerminan dirimu" ? tentu saja itu menjadi sebuah pribahasa. Kenapa disebut cermin ? Karena kita diciptakan berpasang-pasangan. Seorang wanita tercipta dari tulang rusuk yang bengkok dan rusuk itu pasti ada pemiliknya.


Seperti sejarah manusia pertama di dunia, Nabi Adam A.S. Dalam kisah itu diceritakan bahwasannya manusia tercipta dari tanah. Karena merasa kesepian, Nabi Adam meminta kepada Allah untuk diberikan teman. Kemudian Allah mengambil satu rusuk kiri Adam, lalu terciptalah Hawa. Mereka adalah pasangan paling serasi di Surga sampai mereka terjerumus ke dalam jebakan iblis, hingga kemudian di turunkan ke Bumi secara terpisah. Nabi Adam diturunkan di Hindia, sedangkan Siti Hawa di Iran. Mereka di pertemukan di padang masyar yang sekarang disebut dengan jabal rahmah atau bukit kasih sayang.

Kala Rasa Menyapa


Kala Rasa Menyapa


Ini adalah sebuah ungkapan yang keluar dari sebuah rasa..
Rasa yang aku tidak mengerti harus menyebutnya apa..
Rasa itu membuat dada sesak dan salah tingkah..
Bayang-bayang itu menghantuiku dan seakan selalu ada disetiap langkahku..


Aku berbicara apa?
Entahlah..
aku pun tidak mengerti..
Detak jantung ini seakan berdegup tidak menentu, 
sangat kencang.. hingga nyaris terdengar ditelinga ..