Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Friday, November 13, 2015

sebuah Puisi - Harmoni Cinta

Ku pejamkan mata ini dan kuhirup udara pagi..
Ku hembuskan udara perlahan..sejenak ku merasakan kedamaian..
Seketika bayangmu terlintas dibenakku.
Tak sadarku terjebak dalam nada rindu..
Terbuaiku dalam alunan syahdu..harmoni cintaku
Jauhku terlena dalam lamunku..
rindu itu semakin terasa..semakin besar..
Dan semakin menyesakkan dada..
Terbuaiku dalam fatamorgana semu..



Tersentak ku terdasar dari lamunku..
Tak seharusnya ku rasakan itu
Ku tepis jauh anganku ..
Ku hapus rinduku dan kembali kusimpan harmoniku..
Dalam balut doaku..



Sulit bagiku menahan gejolak ini..
Namun aku tetap akan bersabar dalam fase penantianku
Ku titip engkau pada Tuhanku agar Tuhan senantiasa menjagamu
Dan aku coba tuk tetap menjaga kesucian hati
Hingga halal bagiku untuk merasakan kerinduan ini..



Kala ku merindukanmu..
Ku pandangi cermin dan kurasakan kehadiranmu..
Kau begitu mirip denganku, mungkin kau tak sadari itu..
Namun suatu hari kau pasti akan tahu..
Duhai cinta jaga dirimu..



Ini hanyalah ungkapan hati yang terbalut dalam melodi..
Tercipta dalam dimensi rasa yang semakin menyiksa lara..
Namun tetap terdengar indah..
Harmoni cinta..





Saturday, November 7, 2015

Khadijah, Cinta Sejati Rasulullah


'Khadijah binti Khuwailid' merupakan isteri pertama Nabi Muhammad. Nama lengkapnya adalah Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai. Khadijah al-Kubra, anak perempuan dari Khuwailid bin Asad dan Fatimah binti Za'idah, berasal dari kabilah Bani Asad dari suku Quraisy. Ia merupakan wanita As-Sabiqun al-Awwalun.

Khadijah berasal dari golongan pembesar Mekkah. Menikah dengan Nabi Muhammad, ketika berumur 40 tahun, manakala Nabi Muhammad berumur 25 tahun. Ada yang mengatakan usianya saat itu tidak sampai 40 tahun, hanya sedikit lebih tua dari Nabi Muhammad. Khadijah merupakan wanita kaya dan terkenal. Khadijah bisa hidup mewah dengan hartanya sendiri. Meskipun memiliki kekayaan melimpah, Khadijah merasa kesepian hidup menyendiri tanpa suami, karena suami pertama dan keduanya telah meninggal. Beberapa sumber menyangkal bahwa Khadijah pernah menikah sebelum bertemu Nabi Muhammad. Khadijah dikenal sebagai wanita suci di zamannya tatkala di antara lingkungannya sudah kotor. Beliau, Khadijah betul-betul pilihan Tuhan yang dipersiapkan untuk menjadi istri Nabi Muhammad.


Pada suatu hari, saat pagi buta, dengan penuh kegembiraan ia pergi ke rumah sepupunya, yaitu Waraqah bin Naufal. Ia berkata, “Tadi malam aku bermimpi sangat menakjubkan. Aku melihat matahari berputar-putar di atas kota Mekkah, lalu turun ke arah bumi. Ia semakin mendekat dan semakin mendekat. Aku terus memperhatikannya untuk melihat kemana ia turun. Ternyata ia turun dan memasuki rumahku. Cahayanya yang sangat agung itu membuatku tertegun. Lalu aku terbangun dari tidurku". Waraqah mengatakan, “Aku sampaikan berita gembira kepadamu, bahwa seorang lelaki agung dan mulia akan datang meminangmu. Ia memiliki kedudukan penting dan kemasyhuran yang semakin hari semakin meningkat". Tak lama kemudian Khadijah ditakdirkan menjadi isteri Nabi Muhammad.

Ketika Nabi Muhammad masih muda dan dikenal sebagai pemuda yang lurus dan jujur sehingga mendapat julukan Al-Amin, telah diperkenankan untuk ikut menjualkan barang dagangan Khadijah. Hal yang lebih banyak menarik perhatian Khadijah adalah kemuliaan jiwa Nabi Muhammad. Khadijah lah yang lebih dahulu mengajukan permohonan untuk meminang Dia, yang pada saat itu bangsa Arab jahiliyah memiliki adat, pantang bagi seorang wanita untuk meminang pria dan semua itu terjadi dengan adanya usaha orang ketiga, yaitu Nafisah Binti Munyah dan peminangan dibuat melalui paman Muhammad yaitu Abu Thalib. Keluarga terdekat Khadijah tidak menyetujui rencana pernikahan ini. Namun Khadijah sudah tertarik oleh kejujuran, kebersihan dan sifat-sifat istimewa Dia ini, sehingga ia tidak memedulikan segala kritikan dan kecaman dari keluarga dan kerabatnya.


Setelah menikah dengan Rasulullah, Khadijah menyerahkan segala urusan karirnya sebagai seorang pengusaha kepada Rasulullah. Karena ia percaya laki-laki lebih cermat dalam segala urusan yang bersifat material dan dia memilih karir yang lebih mulia, yaitu menjadi seorang ibu rumah tangga. Pengayom anak-anak dan suaminya serta pelengkap dunia bagi Rasulullah.

Mengenai ketertarikannya kepada Nabi Muhammad, Khadijah mengatakan “Jika segala kenikmatan hidup diserahkan kepadaku, dunia dan kekuasaan para raja Persia dan Romawi diberikan kepadaku, tetapi aku tidak hidup bersamamu, maka semua itu bagiku tak lebih berharga daripada sebelah sayap seekor nyamuk.”

Khadijah dengan kecerdasan dan kejernihan perasaannya mendobrak tradisi jahiliyah dengan mendampingi Rasulullah dalam dakwahnya, menjadi penasehat terbaik Rasulullah dan tempat Rasulullah kembali setelah segala kepenatannya mengurusi segala urusan dunia. Khadijah lah yang senantiasa memberikannya kasih sayang dan ketegaran dalam segala rintangan yang Rasulullah hadapi.


Sewaktu malaikat turun membawa wahyu kepada Muhammad, maka Khadijah adalah orang pertama yang mengakui kenabian suaminya, dan wanita pertama yang memeluk Islam. Beliau turut menenangkan hati Rasulullah, di kala kegalauan Nabi sewaktu wahyu pertama turun. Khadijah berkata, "Tidak demikian, tapi bergembiralah. Maka demi Allah, Allah takkan Mencelakakan engkau selamanya; engkau suka menyambungkan tali silaturahim, dan selalu jujur dalam bicara, meringankan derita orang lain, menyantuni orang tak mampu, menjamu tamu, dan menolong orang lain untuk mendapatkan haknya." Sepanjang hidupnya bersama Nabi, Khadijah begitu setia menyertainya dalam setiap peristiwa suka dan duka. Setiap kali suaminya ke Gua Hira’, ia pasti menyiapkan semua perbekalan dan keperluannya. Seandainya Nabi Muhammad agak lama tidak pulang, Khadijah akan melihat untuk memastikan keselamatan suaminya. Sekiranya Nabi Muhammad khusyuk bermunajat, Khadijah tinggal di rumah dengan sabar sehingga Beliaau pulang. Apabila suaminya mengadu kesusahan serta berada dalam keadaan gelisah, dia coba sekuat mungkin untuk mententram dan menghiburkan, sehingga suaminya benar-benar merasai tenang. Setiap ancaman dan penganiayaan dihadapi bersama. Allah mengkaruniakannya 6 orang anak, yaitu Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqaiah,Ummi Kultsum, dan Fatimah.

Dalam banyak kegiatan peribadatan nabi Muhammad, Khadijah pasti bersama dan membantunya, seperti menyediakan air untuk mengambil wudhu. Nabi Muhammad menyebut keistimewaan terpenting Khadijah dalam salah satu sabdanya, “Di saat semua orang mengusir dan menjauhiku, ia beriman kepadaku. Ketika semua orang mendustakan aku, ia meyakini kejujuranku. Sewaktu semua orang menyisihkanku, ia menyerahkan seluruh harta kekayaannya kepadaku.” Khadijah telah hidup bersama-sama Nabi Muhammad selama 24 tahun dan wafat dalam usia 64 tahun 6 bulan. Beliau meninggal di gunung Hujun, dan dimakamkan di pemakaman dekat Mekkah setelah sakit-sakitan dan melemah setelah lama menahan rasa lapar setelah masa boikot oleh orang Quraisy selama 3 tahun.


Khadijah adalah satu-satunya istri yang tidak pernah di duakan oleh Rasulullah, hingga dia wafat pun Rasulullah tidak bisa berhenti mencintainya. Sepeninggal Khadijah, Rasulullah merasakan kesedihan yang sangat mendalam sehingga turun perintah agar Rasulullah menikah lagi. Kemudian Rasulullah menikah dengan Aisyah, putri dari Abu Bakar yang saat itu masih kecil dan belum baligh dan beberapa janda. Diantara semua istrinya, Rasulullah paling dekat dengan Aisyah setelah ia dewasa, namun tetap saja Aisyah tidak dapat menggantikan Khadijah dalam hati Rasulullah. Hingga  suatu hari Aisyah pernah mengatakan "Aku tidak pernah merasakan kecemburuan yang begitu besar selain pada Khadijah, padahal dia sudah tiada tapi kerap kali ku jumpai Rasulullah masih sering  menyebut namanya."

Suatu hari aku tanyakan kepada rasulullah "Jika ada dua buah yang satu segar sedang yang satu layu kau akan pilih yanga mana ?" Lalu rasulullah menjawab "yang segar"  lalu kembali ku bertanya  "Mengapa engkau masih sering menyebut perempuan tua itu (Khadijah) sedang aku disismu lagipula aku lebih cantik dan muda ?" Lalu Rasulullah menjawab lagi "Karena dia adalah ibu dari anak-anakku, dialah yang senantia menemaniku di waktu sukar senangku sungguh kecintaanku terhadapnya tak akan tergantikan" Rasulullah pun pernah mengatakan "sebaik-baik wanita dunia adalah Khadijah"


"Sesungguhnya manusia diciptakan dari satu jiwa (adam) dari jiwa itu allah menciptakan pasangannya ( Q.S. An-Nisa Ayat 1 )"

Sesungguhnya banyak cara allah mempertemukan cinta sejati. Tak selalu yang pertama tak selalu yang paling utama, namun tulang rusuk akan mengenali siapa pemiliknya.

Referensi

"Khadijah The True Love Story of Muhammad" - Abul Mun'im Muhammad
Yaqut, Syaikh Muhammad (Oktober 2014). "Pelajaran Berharga dari Kehidupan Khadijah". Qiblati 9 (2): 73 – 77. ISSN 1907-0039.
Hadits riwayat Bukhari no.4572

Thursday, October 22, 2015

Nada cinta dalam balutan doa

Nada cinta dalam balutan doa




Tuhan..
Ampuni aku yang tak mampu menahan rasa ini sendirian..
Sungguh aku tak mengerti dari mana rasa ini berasal..


Tuhan..
Percayakah engkau menitipkan rasa ini kepada hamba..
Dalam balutan doa aku persembahkan sebuah harapan..


Padamu yang maha kuasa..
Dalam balutan doa ku berikan..
 Sebuah rasa yang tak sanggupku simpan dalam hati
Tak juga ku letakkan dalam pikiran..
Meski terkadang rasa itu terlintas di pikiran dan menetap di hati


Namun.. 
Ku coba menghindari..
Rasa itu hanya menjadi sebuah motivasi untuk memantaskan diri
Dan menyampaikan harap ini..
Dalam balutan doa..
 Aku mencoba aplikasikan rasa
Yang ku curahkan hanya kepadamu..
Wahai pemberi rasa..

Women Mood Wallpaper #482518 - Resolution 1920x1200 px
Nada cinta dalam balutan doa.. 
Akan tetap bersenandung disetiap waktunya
Hingga syair berbait akan berbalas dan berlanjut.. 
Dalam lantunan nada yang sama
Untuknya.. 
Yang ku sebut dalam doa


Tak ku simpan rasa ini dalam hati tak pula ku taruh dalam pikiran
Dan ku persembahkan rasa dalam balutan doa untuk dia yang ku cinta

Sunday, October 18, 2015

Lucidious - Chapter 1




Chapter 1 : Asal Mula


Rasanya baru kemarin, semua itu seolah terjadi kemarin.. aku tak mengerti.. sampai saat ini aku masih menyimpan tanya dalam benakku.. tentang apa yang terjadi 10 tahun lalu.. apa yang terjadi saat itulah yang menuntun kami sampai di masa seperti ini..


Apapun itu rasanya tidak adil jika terus mengutuk dan menyalahkan masa lalu.. aku ingat saat itu adalah kala pertama aku berjumpa dengannya.. dalam keadaanku saat itu yang sangat memuakkan jika aku mengingatnya lagi.. aku terlantar tanpa tahu apa-apa.. Aku mengalami gangguan pada ingatanku saat itu.. dan takdir secara sengaja mempertemukanku dengannya.


Takdir Tuhan memang maha daya dahsyatnya, yang tak sampai pengetahuanku untuk memahami bagaimana Sang Segala Maha menggiringku padamu yang bahkan tak terjangkau oleh ingatanku.. menjadikanmu sebuah pengharapan, pengharapan yang sejatinya hanya secuil kenyataan pahit yang akan terjadi di masa depan. Aku kecewa sebab senyummu lebih indah dari senja, senyum yang begitu indah., bersinar., menenangkan., lalu tenggelam begitu saja ditelan malam., Aku berharap bisa bersamamu lebih lama lagi.. bukan, aku berharap bisa menjagamu lebih lama lagi.. meski itu berarti aku harus mendekap dinding dengan punggungku hanya untuk memastikan kau baik-baik saja.


Tapi kau dan aku paham bahwa tak perlu bertatap muka untuk menjaga rasa., meski kutahu kita ada di dimensi yang sama..tanpamu.. bagiku sia-sia, kau dan aku pun menyadari cakrawala yang ada akan mengirimkan beribu do’a tanda hati akan selalu baik-baik saja.
Semakin ku mencoba untuk mendekatimu, semakin perih luka yang kau rasakan. Hadirku bagai garam diatas darahmu, entah aku tak mengerti.. Apakah takdir yang coba mempermainkan kita ?



Aku masih mengingat bagaimana kamu menepis semua penghakimanku atas takdir yang sedang berkomedi., “Jangan kamu ragu, ragu akan arti memiliki.. karena bagaimanapun konsep waktu akan tetap konsisten dengan kisah yang mengharumkanmu.. tetaplah disini menjadi penyejukku, tak ada keberatan dariku, bagiku bahagia adalah bersamamu.” Begitu keras pembelaanmu untuk menahanku.  
Sekeras apapun aku berusaha menghindarimu., kamu selalu saja menarikku kembali.. entah dengan kekuatan apa itu, kamu sendiri sadar bahwa kehadiranku hanya menyiksamu.. Tapi kau memang keras kepala. Aku harus mengakuinya, aku ingin menjadi teman bagi malam-malammu. Muara tenang atas pejam mu, entah pengharapanku selalu datang kembali, begitu dilematis sampai tak ku sadari aku sudah jatuh terlalu dalam hingga aku tak mampu bangkit lagi setegar dulu aku tanpa cintamu.


Kini kamu hanya terbaring, begitu pucat.. senyum mentarimu seakan berubah menjadi cahaya bulan yang tetap bersinar meski menahan perih yang menggerogoti dirimu secara perlahan.. Karenanya aku merasa gagal menjagamu..
Ketika pangkat nol bernilai satu, maka dari segi mana lagi aku mampu menahanmu ? engkau terlalu jauh dari jangkauanku, hingga aku tak lagi tersadar kehadiranmu memang akan benar-benar pudar.



Ditengah keputusasaan itu aku berusaha sebisa mungkin untuk menjaga kesadaranmu.. menjaganya agar tetap bersamaku.. walau ragamu telah tervonis untuk berdiam menanti keajaiban..


Hingga akhirnya aku melakukannya.. aku menciptakan fantasi dimana pikiranmu bisa hidup di dalamnya.. menjalani hari-hari seperti sedia kala.. memang ini tak nyata, namun selama itu bisa menjagamu tetap memiliki eksistensi di dunia.. aku rasa kamu akan bahagia.. rasanya apa yang hilang dariku sepadan dengan bahagia yang akan kau dapatkan. 


Thursday, October 15, 2015

Never Enough-2 : Sisi Konyol Cinta dan Mata Hati Kasih Sayang



Never Enough-2 : Sisi Konyol Cinta 


dan 


Mata Hati Kasih Sayang




Kubaringkan tubuh ini ke tempat tidur, ku pejamkan mataku sejenak dalam hati ku berkata makasih Tuhan engkau telah memberikan seorang sahabat yang membuat ku dapat melupakan semua beban dalam hidupku. Terus terang aku type orang yang susah move on dari masa lalu yang begitu menyakitkan, bahkan aku menanamkan dalam diriku sendiri tidak akan lagi menjalin hubungan percintaan yang menurutku itu hanya buang buang waktu saja.

Karena siklus percintaan bisa ditebak dari yang awalnya pdkt an atau pendekatan yang dapat membuang waktu berbulan bulan tiap harinya ngasih perhatian udah makan belom, kamu jangan sedih ya ada aku yang selalu buat kamu dan masih banyak kata kata basi lain nya, lalu setelah pdkt mengalami fase jadian yang katanya aku nyaman banget sama lo udah lama gua pengen ngomongin ini tapi gua bingung bilangnya, gua sayang lo mau gak jadi pacar gua dan itu pun sangat basi makan tuh cinta hahaha, terus sebulan dua bulan masih romantis romantisnya kaya hai beb aku beruntung deh bisa jadi pacar kamu, aku pengen seumur hidup sama kamu, jangan tinggalin aku ya kamu tu separuh jiwaku. Cuma satu kata yang bisa aku katakan lebai deh dan di lanjutkan empat bulan lima bulan biasanya timbul sebuah masalah seperti kamu jangan deket sama si A si B aku tu cemburu, juga beda pendapat kamu maunya gini dia maunya gitu kaya lagunya doraemon aja deh aku ingin begini aku begitu ingin ingin banyak sekali terusin sendiri nyanyiannya haaha. Mungkin pada akhirnya tidak akan lama lagi endingnya juga bakalan putus karena merasa sudah tidak cocok lagi contonya kaya “maaf ya sayang sepertinya kita sudah nggak cocok lagi, sifat kamu gini sedangkan sifat aku beda sama kamu”, terus ada juga yang sayang kamu terlalu baik buat aku makanya kita tidak cocok” huaaaaa gedek lama lama. Nah seperti itulah siklus percintaan yang akhirnya membuat aku gedeg akan namanya cinta.



tiba tiba terdengar suara mama yang memanggilku

" keysha makan dulu sayang"
teriak mama sambil ngotot ngotot paling hahaha bisa di bayangin kan
"
iya ma bentar lagi keysha turun kok" sambil berjalan menuju ruang makan.
"lo mama kapan pulangnya kok keysha gak denger ya, terus papa mana ? Masak kita makan berdua doang si ma ? " sambil ngelihatin mama ngambilin nasi buat aku
" gini sayang, tadi mama itu pergi arisan ke kompleks sebelah, pas sampai depan rumah ternyata pintu enggak di kunci kirain mama kamu tidur, yaudah mama langsung masuk aja. Terus kalau papa kamu hari ini enggak bisa pulang karena tuntutan pekerjaan di luar kota. Jadi malam ini kamu tidur sama mama aja ya " sambil mencium kening aku  "oh yaudah kalau gitu" sambil makan.

Sebenarnya aku sedih setiap kali papa ada tuntutan pekerjaan keluar kota katena keluarga kami jarang kumpul bareng. Apa lagi papa yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya yang tek pernah menyempatkan waktu luang untuk kami dirumah. Terkadang aku berfikir percuma aku bisa memiliki apapun yang aku mau tapi untuk kumpul sama keluarga aja enggak pernah bisa tidak semua bisa di beli dengan materi,

Anak pun terkadang butuh kasih sayang dari orang tuanya yang jarang di rumah. Apalagi saat mama nelpon papa tanya kapan pulang pasti jawab nya papa “iya ma papa usahain pulang” tapi apa ? tetep aja pulang terus pergi lagi seakan akan rumah jadi tempat mandi doang.  selesai makan, aku bantuin mama beresin ruang makan sengaja keluarga kami tidak memakai tenaga pembantu rumah tangga bukan karena tidak mampu membayar atau pelit akan pengeluaran tiap bulannya, tapi mama lebih memilih memakai tenaga sendiri katanya buat apa punya tangan lengkap, kaki lengkap, kita enggak mau manfaatin apa yang Tuhan beri. kalau dipikir pikir benar juga kata mama, aku juga pengen tuh jadi kaya mama yang tegas dalam rumah tanggaku kelak. Detik jam dinding menunjukkan pukul 08.00 malam.

Keluargaku mempunyai aturan, dan aku percaya setiap rumah pasti mempunyai aturan sendiri-sendiri, di rumahku sendiri menanamkan aturan harus tidur jam 08.00 malam jika sudah tidak ada pekerjaan lain, karena tidur terlalu malam tidak baik untuk kesehatan. Aku dan mama bergegas tidur, sewaktu tidur aku memeluk mama, Rasanya ingin aku mengungkapkan sayangku kepadanya wanita yang merelakan nyawanya demi melahirkanku, sehingga aku berada di dunia ini. Yang sembilan bulan mengandungku, memberikan kasih sayangnya untuku. Lalu mama berbisik di telingaku, “hai anakku cuma kamu yang mama sayang cuma kamu harta yang paling berharga mama di dunia maupun akhirat, mama ingin kamu menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara nak,” aku diam memandangi wajah mama yang mulai tua hari demi hari.

Terlintas jelas di pikiran ku bagaimana dengan hidupku jika aku kehilangan sosok malaikat tanpa sayap yang selalu nemani hari hariku ini. ,pasti aku bakal hancur berkeping-keping seperti sebuah gelas yang sudah pecah, wujudnya akan berubah total dan tidak pernah bisa kembali kewujud semula. Mataku mulai berkaca kaca tak bisa menahan air mata yang sudah terjatuh di pipi.
"anak mama tidak boleh nangis, nih ya mama kasih tau apapun keadaan nya entah itu susah senang kamu harus tetap senyum karena dengan senyuman semua masalah akan hilang" sambil tersenyum memandangiku dan mengusap air mata ini.

Aku hanya tersenyum dan akan selalu ku ingat kata-kata mama tadi.
sang fajar sudah mulai menampakan sinarnya di ufuk timur, kau bangun dari tempat tidurku ternyata mama sudah bangun terlebih dahulu tanpa membangunkan ku, dengan semangat pagi aku langsung menuju kamar mandi membersihkan badanku. Karena ada pertemuan mata kuliah pagi.
Lanjut cerita, ku turun kebawah ternyata mama masih nyiapin sarapan pagi buat aku.
"selamat pagi mama" mencium pipi mama yang baunya udah wangi
"pagi sayang, sarapan dulu nih mama buatkan susu dulu" sambil ngelus rambutku, sedangkan aku duduk sambil makan roti isi selai dengan lahapnya.
" kok temen kamu si dimas enggak kesini jemput kamu key" "ih mama ya enggak lah mana mungkin dimas kesini jemput keysha. Dia mah jemput pacarnya lah,orang punya pacar juga" sambil minum susu yang mama buatin. 


"padahal mama suka kamu sama dia lho key" sambil godain aku
"ih mama enggak enggak ah aku sama dia cuma sahabatan dan selamanya akan jadi sahabat, udah ah keysha berangkat dulu ya entar telat lagi, emuah bye mama "Pamit pergi" hati hati ya key bawa mobilnya inget jangan ngebut inget jangan, lalu aku memotong omongan mama" iya mamaku yang paling bawel, keysha hati hati kok.


Aku membawa mobil dengan kecepatan sedang sambil dengerin lagu ten 2 five yang berjudul you yang selalu ngingetin aku dengan masa lalu, walau terkadang aku males mengingat itu semua. 25 menit kira kira jarak yang di tempuh dari rumah ke kampus, ku parkirkan mobil di tempat parkir, bergegas turun dari mobil menuju ke kelas agak tergesa gesa juga karena dosennya terkenal galak yang sukanya ngomel ngomel sambil menyisir rambutnya yang hitam klimis kaya pakai minyak jelanta bisa di bayangin tu kan kaya apa tapi mending gak usah di bayangin jelek juga orangnya kok gak ada untungnya hahaha.


Tuesday, October 13, 2015

Sebuah Renungan : Jodoh, Cermin, dan Tulang Rusuk yang Hilang



Pernah dengar istilah ini "Jodohmu adalah cerminan dirimu" ? tentu saja itu menjadi sebuah pribahasa. Kenapa disebut cermin ? Karena kita diciptakan berpasang-pasangan. Seorang wanita tercipta dari tulang rusuk yang bengkok dan rusuk itu pasti ada pemiliknya.


Seperti sejarah manusia pertama di dunia, Nabi Adam A.S. Dalam kisah itu diceritakan bahwasannya manusia tercipta dari tanah. Karena merasa kesepian, Nabi Adam meminta kepada Allah untuk diberikan teman. Kemudian Allah mengambil satu rusuk kiri Adam, lalu terciptalah Hawa. Mereka adalah pasangan paling serasi di Surga sampai mereka terjerumus ke dalam jebakan iblis, hingga kemudian di turunkan ke Bumi secara terpisah. Nabi Adam diturunkan di Hindia, sedangkan Siti Hawa di Iran. Mereka di pertemukan di padang masyar yang sekarang disebut dengan jabal rahmah atau bukit kasih sayang.

Kala Rasa Menyapa


Kala Rasa Menyapa


Ini adalah sebuah ungkapan yang keluar dari sebuah rasa..
Rasa yang aku tidak mengerti harus menyebutnya apa..
Rasa itu membuat dada sesak dan salah tingkah..
Bayang-bayang itu menghantuiku dan seakan selalu ada disetiap langkahku..


Aku berbicara apa?
Entahlah..
aku pun tidak mengerti..
Detak jantung ini seakan berdegup tidak menentu, 
sangat kencang.. hingga nyaris terdengar ditelinga ..

Monday, October 12, 2015

Kitab Surga : Ar-Rahman-Surat Cinta dari Yang Kuasa



Kitab Surga : Ar-Rahman-Surat Cinta dari Yang Kuasa 




Ar-Rahman merupakan Surat ke- 55 dalam Al-Qur'an, terletak di Juz 27 yang terdiri dari 78 Ayat. Terdapat keunikan dari Surat ini, yaitu bunyi Ayat yang di ulang kurang lebih sebanyak 30 kali, yang maknanya "Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan"


Kandungan dalam Ayat ini berisi tentang kesempurnaan-Nya,kebesaran-Nya, dan karunia yang diberikan-Nya kepada mahluk hidup berserta alam semesta. Ayat ini menjelaskan dengan lengkap mulai dari awal penciptaan manusia dan alam semesta, neraca keadilan, keseimbangan hidup didunia, bahkan kehidupan akhirat dan hari pembalasan.

Ada satu Ayat yang paling menarik di hati saya. Yaitu Ayat ke 19 dan 20 yang maknanya "Dia membiarkan dua lautan mengalir, yang keduanya kemudian dipertemukan, diantara ke duanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing”  ( Ar-Rahman 55: 19-20).


Yahya bin Sa'id Qatan meriwayatkan "aku mendengar dari imam sadiq As pada penafsiran ayat tersebut menceritakan tentang kisah ali dan fatimah yang masing-masing mencintai dalam diam dan atas izin allah di pertemukan, ali dan fatimah adalah dua lautan yang saling melengkapi antara asin dan tawar dan mereka tidak pernah melampaui batasan mereka, tidak mendzalimi satu sama lain saling memahami satu sama lain"  Subhanallah, bagaikan sebuah Surat cinta dari Tuhan,

Terinspirasi dari sebuah novel yang pernah saya baca "Tilawah Cinta" karya Fitri Handayani, salah satu penulis terkemuka di indonesia. Kisah itu menceritakan seorang gadis yang terjebak dalam kegalauan menentukan pasangan hidup dan di desak oleh orang tuanya untuk segera menikah. Orang tuanya memutuskan untuk menjodohkannya dengan anak seorang Haji di kampungnya yang ternyata seorang "gay"  ( pencinta sesama jenis). Ditengah kegundahannya itu, dia membaca Surat Ar-Rahman.



Selesai membaca ayat tersebut dia mendapatkan sebuah inspirasi untuk menjadikan hafalan surah Ar-Rahman sebagai persyaratan mahar untuk laki-laki yang hendak di jodohkan kepadanya. Esoknya, saat proses pelamaran si gadis mengajukan mahar berupa hafalan surah Ar-Rahman. Awalnya sang laki-laki menolak, namun karena gengsi dan tak ingin keluarganya malu, kemudian dia menyanggupi. Si gadis memberikan laki-laki itu waktu sebulan untuk menghafalnya kemudian proses akad di tunda.

Setelah satu bulan, ternyata si laki-laki berhasil menghafal surah Ar-Rahman, dengan harap-harap cemas si Gadis mulai mendengarkan lantunan ayat yang menjadi maharnya tersebut. Saat lantunan ayat itu mulai di bacakannya tersentaklah sang gadis, yang awalnya membenci sang laki-laki langsung merasa jatuh hati, tapi sayang sungguh sayang. Saat benih cinta itu mulai tumbuh, seketika maut menjemput sang laki-laki. Saat pembacaan ayat terakhir surat Ar-Rahman, pisau menghujam dari balik dadanya si laki-laki. Ia dibunuh oleh pasangan sesama gaynya karena terbakar api cemburu. Allah seakan mengatakan itu bukan pasanganmu,  jauh di lauh mahfuz Allah telah mencatat siapa jodoh kita dan tulang rusuk tak akan tertukar. Sebagaimana yang tercantum dalam Surat An Nur : 26  "laki-laki yang baik untuk wanita yang baik".



Setelah kematian calon suami yang tidak di izinkan Allah bersatu dengannya tersebut, wanita itu tetap yakin dan pasrah bahwasannya Allah telah mempersiapkan laki-laki yang baik untuknya dengan tetap harapannya dapat menikah dengan mahar surah Ar-Rahman. Tak lama kemudian, kembali sang ibu menjodohkannya degan pria yang belum dia kenal. Karena ingin menyenangkan hati ibunya si gadis tidak menolak mengingat usianya yang sudah cukup juga dan sudah saatnya menikah. Saat pelaksanan akad dan untuk pertama kalinya dipertemukan dengan calon suaminya, ternyata calon suaminya adalah kerabat yang sudah dikenalnya yaitu lawan duetnya membaca Surah Ar-Rahman disuatu majelis. Laki-laki itu mengatakan bahwa dia tidak sengaja membaca diary sang gadis yang sempat tertinggal dan dia mengatakan bahwa dia mengetahui si gadis menginginkan Surat Ar-Rahman sebagai mahar kawinnya. Tersentak sang gadis tidak menyangka begitu menakjubkan cara Tuhan mempersatukan dua insan melalui surah Ar-Rahman, dan dengan bermaharkan surah Ar-Rahman seperti yang di impikannya.

Subahanallah, betapa kisah ini sangat menginspirasi saya untuk mengajukan Surat Ar-Rahman juga sebagi mahar saya hehehe ngayal aja, mana ada didunia nyata yg kayak gitu mah wkwk.


Selanjutnya, terdapat keutamaan lain dalam surat Ar-Rahman. Rasulullah SAW bersabda : "Barang siapa yang membaca surah Ar-Rahman, maka allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhoi nikmat yang diberikannya" .( maka nikmat tuhan yang manakah yang kamu dustakan)
         
Masih banyak lagi keutamaan dari surat cinta dari Tuhan ini yang bahkan tidak dapat di ungkapkan dengan kata-kata, dari sanalah kita harus lebih banyak bersyukur agar tidak ada lagi nikmat Tuhan yang masih kita dustakan.,

"Maha Agung nama Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan karunia" 

( Ar-Rahman : 78 )



Sunday, October 11, 2015

Never Enough-Sebuah Awal (yang Aneh)


Sebuah Awal (yang Aneh)



Ditepi laut biru yang tenang, kulepaskan semua beban yang ada di dalam benakku.. Pertanyaan yang sama terus terngiang di kepalaku seminggu terakhir ini “Umurku baru masuk delapan belas, tapi mengapa rasanya aku lelah dengan semua ini. Memalsukan bahagia itu sangat menyakitkan, karena semua rasa yang kuungkapkan dan perasaan yang ada tak pernah sejalan. Meski begitu, aku beruntung karena dilahirkan dalam keluarga yang mendukungku, membimbing hidupku, menata masa depanku, serta memberikan yang terbaik untukku.

Hari demi hari kulewati sedihku dengan senyuman, memberikan  rona kebahagiaan untuk orang di sekitarku. Dulu hidupku tidak seperti ini, dulu aku adalah orang yang periang. Namun, segalanya berubah semenjak aku mengenal rasa yang banyak orang menyebutnya “cinta”. Aku berubah menjadi gadis yang pemurung. Memang tidak semua cinta menyakitkan, tergantung bagaimana kita memilih untuk menjalani rasa cinta itu, ada yang membuat kita bahagia atau sebaliknya cinta yang menjerumuskan kita dalam sebuah kesengsaraan.

 



Perkenalkan namaku keysha, orang-orang memanggilku key cukup simple dan mudah di ingat kan ?, Aku memiliki seorang sahabat dekat.. ya, kurasa begitulah aku memaknai hubungan dengannya. Namanya Dimas. Aku beruntung, semenjak aku bersahabat dengan dimas semua rasa murungku hilang dalam sekejap mata. Aku dan dimas selalu bersama sama, bahkan banyak orang menganggap kami seperti orang yang berpacaran. Padahal kami hanya sekedar sahabat, di man ada dimas pasti di situ ada aku.

 

Saturday, October 10, 2015

Harmoni-Manusia dan Merpati yang tak pernah ingkar janji.

     Pernah dengar istilah "merpati tak pernah ingkar janji" ? Ya, tentu saja kita sering mendengar dan familiar dengan istilah yang erat hubungannya dengan suatu hubungan. Karena merpati adalah simbol "kesetiaan".



     Mengapa ? Merpati memiliki sifat yang mungkin tidak atau belum disadari oleh sebagian manusia. Coba kita bandingkan beberapa sifat merpati dengan sifat yang dimiliki oleh burung manusia.


  1. Merpati adalah hewan yang tidak pernah mendua "setia". Merpati tidak pernah berpaling hati.


    Sedangkan manusia baru bisa disebut setia ketika memegang teguh prinsip dan tidak ingin berpaling hati. Sayangnya manusia yang setia kini sudah langka ditemui, karena kecenderungan sifat manusia yang tidak pernah puas.

  2. Merpati tau tempatnya kembali, dia tidak pernah berpindah sangkar atau lupa dimana tempat tinggalnya.


    Sedangkan manusia cenderung memiliki sifat sombong dan terkadang lupa dari mana dia berasal, dimana tempat seharusnya dia kembali.

  3. Merpati adalah burung yang romantis.
    Bagaimana tidak, sang merpati jantan berbolak balik menggoda merpati betina dengan pesonanya sungguh luar biasa betapa merpati sangat memahami betapa pentingnya memberi kasih sayang.


    Sedangkan manusia pada dasarnya diciptakan ke dunia penuh dengan kasih sayang, namun terkadang manusia lupa akan kodratnya dan sering berbuat aniaya pada sesama manusia, bahkan pada pasangannya. Semoga kita bukan termasuk manusia yang aniaya dan dapat menjadi seromantis merpati yang sangat menghargai kasih sayang.

  4. Merpati sangat memahami pentingnya kerja sama, terutama dengan pasangannya. Bagaimana tidak ? kita dapat melihat dua ekor merpati yang saling mengumpulkan ranting-ranting untuk membangun sangkar untuk anak-anaknya, dan merpati jantan tidak pernah membiarkan betinanya berkerja sendiri.


    Sedangkan manusia, masih ada banyak dari mereka yang tidak memahami pentingnya kerja sama dan membiarakan segalanya diselesaikan oleh satu pihak. Bisa dikatakan "mau enaknya sendiri" tak malukah dengan merpati ?

    "Sesederhana menyajikan hidangan bersama, tak butuh waktu lama. Hanya berbagi rasa dalam dimensi yang sama"
  5. Merpati adalah hewan yang tidak memiliki "Empedu". Tidak terdapat kepahitan, rasa benci dan dendam didalam hatinya.


    Memang fungsi empedu tidak identik dengan kepahitan atau dendam, tapi berkaitan dengan ini, manusia masih belum mampu menguasai diri dari rasa dendam dan kebencian karena luka pahit yang diberikan oleh orang lain kepada mereka. Semoga kita bukan salah satu diantaranya.

    "Membebaskan diri dari luka, tak harus melempar luka. Maafkanlah dan tersenyumlah, maka luka akan sirna."


Maha besar Allah yang menciptakan manusia dengan begitu sempurna, manusia diberi kelebihan "akal untuk berfikir" agar mampu belajar dari apa yang ada di sekitarnya. Meski hanya dari perilaku sedeerhana seekor burung yang tidak sempurna seperti merpati. Alam memberi manusia pelajaran yang belum banyak kita sadari. Sungguh, begitulah cara allah mendidik kita. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari perilaku sederhana nan bernilai dari merpati ini, dan...

"Semoga pasangan yang memiliki sifat merpati ini masih dapat kita temui"

Friday, October 2, 2015

Perempuan Pendiam & Laki-laki yang Tak Peka

Perempuan Pendiam & Laki-laki yang Tak Peka

 

Perjumpaan perempuan yang pendiam dengan laki-laki yang tak peka adalah bencana. Adalah erupsi gunung berapi. Adalah banjir bandang. Adalah angin puting beliung. Adalah tsunami. Adalah aku dan kamu.


Aku yang tak berbakat menerjemahkan keterdiaman. Aku yang terlalu lugu—merasa bahwa semua baik-baik saja. Aku yang punya keterampilan kurang memadai dalam mengerti apa yang ada di dalam hati.

Monday, September 28, 2015

Ja(t)uh




Ja(t)uh


Kamu pasti takut sendiri
Aku juga.

Kemarin waktu kau bilang kau akan pergi jauh,
Aku makin takut.
Ada semacam perih dalam hati yang membuat mataku dipaksa berair,
Pipiku becek.
 
Sayang, air mataku, sederas dan sebanyak apapun ia mengalir,
Tampaknya tak punya daya menahanmu untuk tetap disini.

Maka detik itu aku pura-pura tersenyum,
Detik selanjutnya aku menyadari bahwa tersenyum sama sekali tak melegakan.

Bila kau mengerti.

Dalam senyum yang kubuat-buat itu sebenarnya hatiku berdo’a,

“Tuhan, tak bisakah Kau lewatkan aku dari cerita tentang keterpisahan ini ?”