Sunday, May 31, 2015

Resep Roti Jala


ROTI JALA


Bahan :
 ©     Tepung terigu protein sedang 150 gram
©      Telur ayam 2 butir, kocok .
©      Santan 250 ml dari ¼ butir kelapa
©      Garam 1 sendok teh
©      Minyak goreng 2 sendok makan
©       Margarin 1 sendok makan

Cara membuat :
1.      Campur terigu dan garam,aduk rata.
2.      Campur telur dan santan,aduk rata
3.      Tuang campuran telur ke dalam terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
4.      Tambahkan minyak goreng,aduk rata.
5.      Masukkan adonan dalam plastik segitiga.
6.      Panaskan wajan anti lengket,oles dengan margarin. Semprotkan adonan membentuk jala,masak diatas         api kecil hingga matang. Angkat . lakukan hingga adonan habis.
7.      Sajikan sebagai pendamping kari/gulai

Untuk 8 buah

Tips :

© Untuk memudahkan mencetak
    adonan,gunakan cetakan khusus roti jala

Resep Roti Maryam



                                                     ROTI MARYAM


            Bahan :
©                   Tepung terigu protein tinggi 500 gram
©                   Air 200 ml
©                   Telur ayam 2 butir
©                   Garam secukupnya
©                   Mentega/margarine 125 gram

          Cara membuat :
  1.      Kocok telur,masukkan terigu. Tuangkan air sedikit demi sedikit. Uleni adonan hingga kalis. Tipiskan adonan,oles bagian atasnya dengan mentega. Gulung dan padatkan.
  2.      Potong adonan sepanjang 6 cm,simpan dalam lemari es selama  ± 15 menit , keluarkan dari lemari es.
  3.      Pipihkan adonan dengan ketebalan menurut selera.
  4.      Panggang roti diatas wajan anti lengket atau oven diatas Loyang bersemr mentega hingga matang. Angkat.
  5.      Sajikan hangat sebagai pendamping kari atau gulai.

Untuk 12 buah

Tips :
©      Tekstur roti maryam berlapis tipis karena mengandung lemak/margain/mentega di tengah-tengah roti
©      Nikmati roti maryam selagi hangat agar rasa lemaknya tidak tertinggal dalam roti saat kita menikmatinya.   J

Konosuke Matsushita : Pembelajaran tentang Keteladanan & Kebajikan



    Di tahun 1929, pernah terjadi 'depresi ekonomi global'. Wall Street menukik tajam tak terkendali. Surat saham tak lebih nilainya seperti kertas biasa.
    Saat itu, General Motor terpaksa mem-PHK separo dari 92.829 karyawannya. Perusahaan besar maupun kecil bangkrut. Jutaan orang menjadi pengangguran. Jutaan orang kelaparan. Daya beli turun bersama harga dan lowongan pekerjaan.




  Malam menjadi gelap gulita. Kepanikan terjadi di mana-mana. Toko yang masih bertahan, menghentikan pembelian dari pabrik karena gudang sudah penuh dengan barang yang tidak terjual.
Saat itu, Konosuke Matsushita yang memproduksi peralatan listrik bermerek National dan Panasonic baru saja merampungkan pabrik dan kantor dengan pinjaman dari Bank Sumitomo.

    Kondisi badannya sering sakit-sakitan akibat gizi yang kurang dimasa kanak-kanak, ditambah lagi dengan kerja 18 jam sehari, 7 hari seminggu selama 12 tahun merintis usahanya. Hanya semangat hiduplah yang membuatnya masih bernapas.

     Dengan punggung bersandar ke tembok rumah, Matsushita mendengarkan laporan tentang kondisi perekonomian yang terus memburuk ketika manajemennya datang menjenguk. Lalu bagaimana tanggapannya ?

    "Kurangi produksi separonya, tetapi JANGAN mem-PHK karyawan. Kita akan mengurangi produksi bukan dengan merumahkan pekerja, tetapi dengan meminta mereka untuk bekerja di pabrik hanya setengah hari.
    Kita akan terus membayar upah seperti yang mereka terima sekarang, tetapi kita akan menghapus semua hari libur. Kita akan meminta semua pekerja untuk bekerja sebaik mungkin dan berusaha menjual semua barang yang ada di gudang."
    
    Perintah ini bagi anak buahnya sama anehnya dengan depresi ekonomi itu sendiri. Kok bisa terjadi, yah ?

   Dalam situasi begitu, sangatlah masuk akal jika perusahaan mem-PHK karyawan demi efisiensi. Namun Matsushita karena keyakinannya pada sang kebajikan sudah mantap, demi kelangsungan hidup anak-istri karyawannya, akhirnya mampu menghasilkan terobosan yang manusiawi pada masa depresi ekonomi tersebut.

    Kebajikan Matsushita terhadap karyawannya mendapatkan hasil yang manis 16 tahun kemudian dari karyawan yang pernah ditolongnya. Ia menuai buah kebajikannya sendiri. Ketika Perang Dunia II berakhir, Jenderal Douglas McArthur yang mengendalikan Jepang, menangkapi semua pengusaha Jepang untuk diadili karena keterlibatan mereka selama perang.

    Pada kurun 1930-an, para pengusaha Jepang, termasuk Matsushita, mendapat tekanan rezim militer Jepang saat itu untuk memproduksi senjata dan logistik militer lainnya. Maka Matsushita pun ikut ditangkap.

       Sekitar 15.000 pekerja bersama keluarganya membubuhkan tanda tangan petisi pembelaan untuk Matsushita! Jenderal McArthur pun tercengang oleh petisi tersebut dan akhirnya membebaskan Matsushita.
    Tidak ada pemilik usaha dan pimpinan industri sebelum perang dunia kedua yang diizinkan McArthur kembali ke pekerjaannya kecuali Matsushita. Demikianlah Matsushita dapat terus memimpin perusahaannya sampai menjadi raksasa elektronik dunia, dan baru pensiun ada tahun 1989 pada usia 94 tahun. Ketika Matsushita meninggal tahun 1990, bukan cuma para pebisnis yang berduka cita. Presiden Amerika saat itu, George Bush (Senior), pun turut berduka.
      Matsushita berhasil membangun dirinya melewati ambang batas pengusaha yang umumnya selalu lapar duit dan haus fulus serta menjadi pribadi yang humanis dan filsuf yang sangat peduli terhadap kemanusiaan. Bagi Matsushita, uang bukanlah tujuan. Meskipun butuh uang tetapi uang bukanlah segala-galanya. Baginya, uang adalah sarana untuk melakukan kebajikan.
    
     Itu sebabnya, beliau tidak pernah menggigit orang, main curang, atau merebut jatah orang lain. Matsushita yakin bahwa kalau kita tidak jahat dan terus berbuat baik, maka kejahatan akan menjauhi kita dan kebaikan akan melindungi kita.

       Bagaimana dengan kita ? Sudah cukup baikkah kita hari ini?





cc : https://www.facebook.com/FamilyGuideIndonesia/posts/10153296908980891:0

KIDAL

     
  KIDAL           
                    LEFT-HANDER
 KEUNIKAN , BUKAN KELAINAN 
Kidal adalah suatu kebiasaan lebih dominan menggunakan tangan kiri untuk melakukan pekerjaan, seperti menulis, makan, atau melakukan hal lain.

Menurut The Left Handers Club, sebuah organisasi orang-orang kidal tak pernah menganggap bahwa kidal itu adalah sebuah kelainan, tapi sebaliknya, mereka malah menganggap kidal adalah sebuah keunikan.
Sampai saat ini, belum ada  dokter atau ilmuwan yang mengerti pasti apa penyebab kidal. Ada beberapa teori yang mencetuskan alasan kenapa seseorang bisa kidal, tapi kebenarannya belum teruji secara pasti.

Menurut Fabiola Priscilla Setiawan, M.Psi., psikolog anak dan remaja, kidal terjadi bila otak kanan seseorang lebih dominan dibanding otak kirinya.
 
“Otak kanan itu mengatur bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan otak kiri mengatur tubuh sebelah kanan. Orang yang lebih nyaman menggunakan tubuh sebelah kiri, termasuk tangan kiri, berarti otak kanannya yang lebih dominan,” ujar psikolog yang akrab dipanggil Mbak Febi.

Gara-gara didominasi otak kanan, orang kidal jadi jauh lebih kreatif dibanding orang-orang yang biasa menggunakan tangan kanan. Otak kiri fungsinya mengatur hal-hal yang berhubungan dengan logika, sedangkan otak kanan mengatur hal-hal yang abstrak seperti seni, bahasa, musik, dan emosi.

“Itulah sebabnya, orang-orang yang kidal biasanya mahir menggambar. Jadi, tidak heran kalau banyak musisi, pelukis, aktor, dan seniman yang bertangan kidal,” kata psikolog yang berpraktek di Lembaga Psikologi Terapan UI ini.

Akibat otak kanan lebih dominan, anak-anak yang kidal juga biasanya punya daya khayal dan imajinasi yang tinggi, yang bikin mereka jadi lebih kreatif dibanding anak-anak bertangan kanan.

Bagaimana dengan kekurangannya?

“Anak yang kidal biasanya lebih sensitif. Mereka juga cenderung kurang percaya diri, apalagi jika lingkungannya tidak menerima dia sebagai orang kidal. orang kidal biasanya sulit menggunakan benda-benda yang didesain untuk right hander. Penelitian menunjukkan jika kompetensi orang yang kidal dan orang yang “normal” itu sebenarnya sama
 kok,” Mbak Febi menegaskan.
Tetap Kidal
Kalau Anda kidal, jangan sekali-kali berusaha untuk berubah jadi right-hander alias pengguna tangan kanan. Termasuk kalau disuruh oleh orang tua atau guru. Bila dipaksakan, efeknya justru bakal tidak bagus buat Anda, baik secara psikologis maupun secara prestasi.

Mbak Febi berikan contoh lewat pengalaman pribadinya, “Waktu SD prestasi saya bagus, selalu masuk rangking. Tapi begitu duduk di kelas empat, saya tidak diijinkan masuk kelas jika saya tidak belajar pake tangan kanan, termasuk nulis pake tangan kanan. Itu sulit sekali untuk saya. Nulis jadi lambat, mikir juga jadi tidak konsen. Apalagi jika guru  mendikte catatan atau berikan soal. Sejak itu, prestasi saya langsung drop,” ungkap Mbak Febi.


Si kidal yang maksain berubah jadi “normal” juga biasanya jadi lebih gampang cemas, tidur terganggu, tidak percaya diri, bahkan bisa jadi gagap.
 
“Iya, ini biasanya terjadi pada anak yang sering diingatkan dengan cara yang keras, misalnya dibentak, untuk menggunakan tangan kanan. Akibatnya dia jadi waswas, mau melakukan apapun jadi serba takut”.

Kasus ini juga dialami oleh Raja Inggris King George VI yang jadi gagap dan dyslexia akibat dipaksa menggunakan tangan kanan, padahal dia aslinya adalah seorang kidal.


Tahukah kamu? 5%-15% manusia yang hidup di dunia ini kidal. Orang kidal mempunya beberapa fakta unik. Langsung saja di simak ulasan berikut ini :



1. Orang kidal punya otak yang lebih terstruktur, sehingga mempunyai kemampuan yang lebih dari orang biasa. Kemampuan disini bukan hanya kemampuan intelektual, tapi juga kemampuan Seni,Sastra, olahraga dll

2. Anak kidal cenderung sensitif.

3. Anak kidal itu cenderung tidak percaya diri, ketika lingkungannya tidak menerimanya sebagai orang kidal.

4. Anak kidal punya daya imajinasi dan khayal yang tinggi, sehingga mereka lebih kreatif daripada anak-anak yang bukan kidal.

5. Hasil penelitian dari universitas di amerika membuktikan pada dasarnya SEMUA MAKHLUK HIDUP ITU KIDAL. Semua makhluk hidup di planet ini seharusnya kidal, karena bergantung pada asam amino essensial yang berorientasi kidal. Karena faktor evolusi dan genetika jumlah makhluk hidup khususnya manusia yang kidal terus berkurang.

6. Studi baru - baru ini mengatakan bahwa orang kidal yang duduk di bangku kuliah menerima input 10 %- 15% lebih banyak dari mitranya.

7. Jika kedua orang  tua kidal, maka ada kemungkinan 50% keturunan mereka juga akan kidal. Sementara jika kedua orangtua tidak kidal, kemungkinan tadi akan turun menjadi 2% saja

8. Jumlah Penderita Kidal meningkat pesat setelah tahun 1910.

9. Jumlah orang kidal di dunia sekitar 5%-15% dari jumlah penduduk dunia.

10. Orang kidal memiliki kecendrungan lebih tinggi untuk kecanduan alkohol.

11. Pria biasanya dua kali lebih cenderung kidal daripada wanita.

12. kebanyakan orang kidal jago bermain game.

13.Semakin tua seorang Ibu saat melahirkan, semakin besar kemungkinan anaknya lahir kidal.

14. Pada abad pertengahan menulis dengan tangan kiri bisa dihukum mati.

15. Orang kidal yang terkena Stroke lebih cepat sembuh dari orang yang normal.

16.mereka yang kidal pintar dalam Musik dan Matermatika.

17.13 Agustus adalah Hari perayaan bagi orang Kidal International di UK.19. Orang yang menggunakan tangan kiri cenderung menggunakan otak kanan.

18.Para pakar juga berteori bahwa orang kidal memiliki mental lebih baik saat di usia tua dan saat proses otak secara keseluruhan mulai melambat.

19. Kebanyakan orang kidal menggambar obyek menghadap ke kanan.

20. Satu dari empat Astronot Apollo adalah orang kidal.

21. orang kidal lebih mudah mengontrol emosi daripada yang bukan kidal

22. seperti yang di kutip Ehow bahwa kidal cenderung lebih atletis memiliki kesadaran yang lebih spesial dan berfikir lebih cepat keunggulannya

23. para pakar berteori bahwa orang kidal memiliki mental lebih baik disaat usia tua

24. Mudah dalam menulis bahasa Arab, karena bahasa arab di tulis dari kanan ke kiri.

25. Menurut hasil penelitian, orang kidal bisa melakukan 2 pekerjaan sekaligus.

26. Lebih cepat dalam berpikir baik dalam penguasaan komputer, game, teka-teki, dan analisa kasus dan sebagainya.

27. Orang kidal memiliki kemungkinan lebih besar untuk mejadi jenius.

28. Jika seseorang kecenderungan kidal, jangan dipaksakan untuk menggunakan tangan kanan , karena dapat menyebabkan hal yang buruk baik secara psikologis maupun prestasi, hal ini pernah dialami oleh Raja Inggris King George VI yang jadi gagap dan dyselexia karena dipaksa menggunakan tangan kanan

29. 4 dari 5 desainer komputer Mac dilaporkan kidal.



Saturday, May 30, 2015

Era yang Tak Terjawab

Ayah, Bunda, kau ada di mana?
Ini aku menerima undangan Bikini Party
Murah tiketnya 500 ribu saja
Bolehkah aku menghadiri?

Abah, Si A temanku jago matematika
Di depanku ia menawariku rokok, “Coba aja dulu,” katanya “Sampai kapan mau jadi anak mami?,” timpalnya pula.
Abah, aku harus bagaimana?



Ummi, kau tahu temanku yang jilbabnya lebar dan merdu kalau mengaji
“I’m a high class call girl,” tulisnya satu ketika di Twitter
Baju, arloji, dan gadgetnya mahal-mahal, tak mungkin kau mampu membeli

Kata Bapak, website University of Essex diblokir di Indonesia
“Soalnya mengandung kata sex,” terangnya dalam canda
Pak, Pak, lha itu teman sebangkuku yang jago IT tontonannya sudah bukan 55 Shades of Grey, tapi yang Exclusively adult content, banned from viewing, dan semua yang adult only.

Ibu, aku ingin cerita satu lagi temanku, Si Amat
Anaknya kalem, pendiam, sudah berbulan-bulan tak terlihat
Konon dia ke Syria untuk berjihad, mungkin kepada khalifah siapa itu di Iraq, dia berbaiat

Ayah, temanku yang pandai berbahasa Arab itu
Iya, pintar azan dan jebolan pesantren itu
Kudapati ia meraba-raba selangkangan teman pria lainnya
Ada foto mereka ciuman bibir, tak sengaja kulihat di mobile phone-nya

Bunda, Si Putri tak masuk sekolah lagi
Ia kirim SMS, “Aku sakaw, menggigil hebat, hidung berair, mata merah, tak mungkin masuk hari ini,”
“Jangan beritahu yang lain, ya, bandarku sudah lebih dulu masuk penjara.”
Aku harus simpan rahasia, demi setia kawan, katanya



Papa pasti nggak ngerti kalau aku nyebut cimeng, rasta, bakung, atau dagga
Padahal beberapa teman di sekolahku jadi pemakainya
Tapi kalau aku boleh tanya sama Papa
Kenapa kondom mesti diberi rasa?

Foreplay, kissing, necking, petting, intercourse, itu apa, Ibu?
Tak sengaja kudengar kakak-kakak kelasku cekikikan
Kelas kosong, di atas meja Playboy dan hijab mereka bergeletakan
Aku hanya bertanya, jangan marah kepadaku, Bu



***
Anakku, tahukah kau andai bisa kubekukan waktu
Menahan laju rembulan agar hari tak terlalu lekas berganti
Belum cukup berilmu diri ini mengajari
Tantangan zamanmu sungguh berbeda dengan 30 tahun lalu

Aku tahu engkau bukan milikku
Hanya kepada-Nya kutitipkan engkau dengan rindu
Dariku engkau terlahir, tetapi bukan dariku
Engkau ada padaku, tetapi tidak denganku

Kuberikan engkau kasih sayang
Tapi tak akan mampu kupaksakan pemikiran
Kuberi engkau rumah untuk raga tapi jiwamu ada di masa depan
Yang tak bisa kukunjungi meski dalam impian*
*Anakmu Bukan Anakmu, Kahlil Gibran

(Penulis: Nurisma Fira, Colchester, Essex)
cc : Family Guide

Cintai Anakmu untuk Selamanya

Pada saatnya anak-anak akan pergi, meninggalkan kita, sepi... 
Mereka bertebaran di muka bumi untuk melaksanakan tugas hidupnya, berpencar, berjauhan.
Sebagian di antara mereka mungkin ada yang memilih untuk berkarya & tinggal di dekat kita agar berkhidmat kepada kita. 
Mereka merelakan terlepasnya sebagian kesempatan untuk meraih dunia karena ingin meraih kemuliaan akhirat dengan menemani & melayani kita.

Tetapi pada saatnya, kitapun akan pergi meninggalkan mereka.
Entah kapan. 
Pergi dan tak pernah kembali lagi ke dunia ini....

Sebagian di antara kematian adalah perpisahan yg sesungguhnya; berpisah & tak pernah lagi berkumpul dalam kemesraan penuh cinta.
Orangtua & anak hanya berjumpa di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala, saling menjadi musuh satu sama lain, saling menjatuhkan. 
Anak-anak yang terjungkal ke dalam neraka itu tak mau menerima dirinya tercampakkan sehingga menuntut tanggung-jawab orangtua yang telah mengabaikan kewajibannya mengajarkan agama.

Adakah itu termasuk kita? 
Alangkah besar kerugian di hari itu jika anak & ortu saling menuntut di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala.

Inilah hari ketika kita tak dapat membela pengacara & para pengacara tak dapat membela diri mereka sendiri
. 
Lalu apakah yang sudah kita persiapkan untuk mengantarkan anak-anak pulang ke kampung akhirat? 
Dan dunia ini adalah ladangnya.

Sebagian di antara kematian itu adalah perpisahan sesaat, amat panjang masa itu kita rasakan di dunia, tapi amat pendek bagi yang mati.
Mereka berpisah untuk kemudian dikumpulkan kembali oleh Allah Jalla wa 'Ala. Tingkatan amal mereka boleh jadi tak sebanding. 


Tapi Allah Ta'ala saling susulkan di antara mereka kepada yg amalnya lebih tinggi.

Allah Ta'ala berfirman:
"والذين آمنوا واتبعتهم ذريتهم بإيمان ألحقنا بهم ذريتهم وما ألتناهم من عملهم من شيء كل امرئ بما كسب رهين"
"Dan orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya."
(QS. Ath-Thuur, 52: 21).

Diam-diam bertanya, adakah kita termasuk yang demikian ini? 
Saling disusulkan kepada yang amalnya lebih tinggi. Termasuk kitakah?

Adakah kita benar-benar mencintai anak kita? 
Kita usap anak-anak kita saat mereka sakit. 
Kita tangisi mereka saat terluka. 
Tapi adakah kita juga khawatiri nasib mereka di akhirat? 
Kita bersibuk menyiapkan masa depan mereka. 
Bila perlu sampai letih badan kita.

Tapi adakah kita berlaku sama untuk "masa depan" mereka yang sesungguhnya di kampung akhirat?
Tengoklah sejenak anakmu. Tataplah wajahnya. Adakah engkau relakan wajahnya tersulut api nereka hingga melepuh kulitnya? 
Ingatlah sejenak ketika engkau merasa risau melihat mereka bertengkar dengan saudaranya.

Adakah engkau bayangkan ia bertengkar denganmu di hadapan Mahkamah Allah Ta'ala karena lalai menanamkan tauhid dalam dirinya?
Ada hari yang pasti ketika tak ada pilihan untuk kembali. 
Adakah ketika itu kita saling disusulkan ke dalam surga atau saling bertikai ?


Maka, cintai anakmu untuk selamanya ! 

Bukan hanya untuk hidupnya di dunia. 
Cintai mereka sepenuh hati untuk suatu masa ketika tak ada sedikit pun pertolongan yang dapat kita harap kecuali pertolongan Allah Ta'ala.

Cintai mereka dengan pengharapan agar tak sekedar bersama saat dunia, lebih dari itu dapat berkumpul bersama di surga.


Cintai mereka seraya berusaha mengantarkan mereka meraih kejayaan, bukan hanya untuk kariernya di dunia yang sesaat. Lebih dari itu untuk kejayaannya di masa yang jauh lebih panjang. Masa yang tak bertepi. 
(Penulis: Mohammad Fauzil Adhim)
cc : https://www.facebook.com/FamilyGuideIndonesia/posts/10153288163025891:0

Kasih Ibu dan Tiga Karung Berasnya

     Kisah ini adalah kisah nyata di China dari sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggallah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang membesarkan anaknya, saat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak.
      Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah menengah atas. Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja di sawah. Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa ke kantin sekolah. Sang anak mengerti bahwa ibunya tidak mungkin bisa memberikan tiga puluh kg beras tersebut dan kemudian berkata kepada ibunya: "Ma, saya mau berhenti sekolah dan membantu mama bekerja di sawah". Ibunya mengelus kepala anaknya dan berkata "Kamu memiliki niat seperti itu mama sudah senang sekali tetapi kamu harus tetap sekolah. Jangan khawatir, kalau mama sudah melahirkan kamu, pasti bisa merawat dan menjaga kamu. Cepatlah pergi daftarkan kesekolah nanti berasnya mama yang akan bawa ke sana".
      Karena sang anak tetap bersikeras tidak mau mendaftarkan ke sekolah, mamanya menampar sang anak tersebut. Dan ini adalah pertama kalinya sang anak ini dipukul oleh mamanya. Sang anak akhirnya pergi juga ke sekolah. Sang ibunya terus berpikir dan merenung dalam hati sambil melihat bayangan anaknya yang pergi menjauh.
      Tak berapa lama, dengan terpincang-pincang dan nafas tergesa-gesa ibunya datang ke kantin sekolah dan menurunkan sekantong beras dari bahunya. Pengawas yang bertanggung jawab menimbang beras dan membuka kantongnya dan mengambil segenggam beras lalu menimbangnya dan berkata : "Kalian para wali murid selalu suka mengambil keuntungan kecil, kalian lihat, di sini isinya campuran beras dan gabah. Jadi kalian kira kantin saya ini tempat penampungan beras campuran". Sang ibu ini pun malu dan berkali-kali meminta maaf kepada ibu pengawas tersebut.
      Awal bulan berikutnya ibu memikul sekantong beras dan masuk ke dalam kantin. Ibu pengawas seperti biasanya mengambil sekantong beras dari kantong tersebut dan melihat. Masih dengan alis yang mengerut dan berkata: "Masih dengan beras yang sama". Pengawas itupun berpikir, apakah kemarin itu dia belum berpesan dengan Ibu ini dan kemudian berkata : "Tak perduli beras apapun yang Ibu berikan kami akan terima tapi jenisnya harus dipisah jangan dicampur bersama, kalau tidak maka beras yang dimasak tidak bisa matang sempurna. Selanjutnya kalau begini lagi, maka saya tidak bisa menerimanya".
       Sang ibu sedikit takut dan berkata : "Ibu pengawas, beras di rumah kami semuanya seperti ini jadi bagaimana? Pengawas itu pun tidak mau tahu dan berkata : "Ibu punya berapa hektar tanah sehingga bisa menanam bermacam- macam jenis beras". Menerima pertanyaan seperti itu sang ibu tersebut akhirnya tidak berani berkata apa-apa lagi.
     Awal bulan ketiga, sang ibu datang kembali ke sekolah. Sang pengawas kembali marah besar dengan kata-kata kasar dan berkata: "Kamu sebagai mama kenapa begitu keras kepala, kenapa masih tetap membawa beras yang sama. Bawa pulang saja berasmu itu !". Dengan berlinang air mata sang ibu pun berlutut di depan pengawas tersebut dan berkata: "Maafkan saya Bu, sebenarnya beras ini saya dapat dari mengemis". Setelah mendengar kata sang ibu, pengawas itu kaget dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sang ibu tersebut akhirnya duduk di atas lantai, menggulung celananya dan memperlihatkan kakinya yang sudah mengeras dan membengkak.
     Sang ibu tersebut menghapus air mata dan berkata: "Saya menderita rematik stadium terakhir, bahkan untuk berjalan pun susah, apalagi untuk bercocok tanam. Anakku sangat mengerti kondisiku dan mau berhenti sekolah untuk membantuku bekerja di sawah. Tapi saya melarang dan menyuruhnya bersekolah lagi." Selama ini dia tidak memberi tahu sanak saudaranya yang ada dikampung sebelah. Lebih-lebih takut melukai harga diri anaknya.
       Setiap hari pagi-pagi buta dengan kantong kosong dan bantuan tongkat pergi kekampung sebelah untuk mengemis. Sampai hari sudah gelap pelan-pelan kembali kekampung sendiri. Sampai pada awal bulan semua beras yang terkumpul diserahkan ke sekolah.
    Pada saat sang ibu bercerita, secara tidak sadar air mata pengawas itupun mulai mengalir, kemudian mengangkat ibu tersebut dari lantai dan berkata: "Bu, sekarang saya akan melapor kepada kepala sekolah, supaya bisa diberikan sumbangan untuk keluarga ibu." Sang ibu buru-buru menolak dan berkata: "Jangan, kalau anakku tahu ibunya pergi mengemis untuk sekolah anaknya, maka itu akan menghancurkan harga dirinya dan akan mengganggu sekolahnya. Saya sangat terharu dengan kebaikan hati ibu pengawas, tetapi tolong ibu bisa menjaga rahasia ini."
    Akhirnya masalah ini diketahui juga oleh kepala sekolah. Secara diam-diam kepala sekolah membebaskan biaya sekolah dan biaya hidup anak tersebut selama tiga tahun. Setelah tiga tahun kemudian, sang anak tersebut lulus masuk ke perguruan tinggi Qing Hua dengan nilai 627 point.
      Di hari perpisahan sekolah, kepala sekolah sengaja mengundang ibu dari anak ini duduk di atas tempat duduk utama. Ibu ini merasa aneh, begitu banyak murid yang mendapat nilai tinggi, tetapi mengapa hanya ibu ini yang diundang. Yang lebih aneh lagi di sana masih terdapat tiga kantong beras. Pengawas sekolah tersebut akhirnya maju kedepan dan menceritakan kisah sang ibu ini yang mengemis beras demi anaknya bersekolah.
      Kepala sekolah pun menunjukkan tiga kantong beras itu dengan penuh haru dan berkata : "Inilah sang ibu dalam cerita tadi." Dan mempersilakan sang ibu tersebut yang sangat luar biasa untuk naik ke atas mimbar. Anak dari sang ibu tersebut dengan ragu-ragu melihat ke belakang dan melihat gurunya menuntun mamanya berjalan keatas mimbar. Sang ibu dan sang anakpun saling bertatapan. Pandangan mama yang hangat dan lembut kepada anaknya. Akhirnya sang anak pun memeluk dan merangkul erat mamanya dan berkata: "Oh Mamaku sayang...”
     Pepatah mengatakan: "Kasih ibu sepanjang masa, sepanjang zaman dan sepanjang kenangan." Inilah kasih seorang mama yang terus dan terus memberi kepada anaknya tak mengharapkan kembali dari sang anak. Hati mulia seorang mama demi menghidupi sang anak berkerja tak kenal lelah dengan satu harapan sang anak mendapatkan kebahagiaan serta sukses di masa depannya. 

Friday, May 29, 2015

Dadar Gulung Isi Coklat

    Dadar gulung merupakan makanan khas jawa yang biasanya identik dengan isi kelapa muda. Selain cita rasa yang lezat, cara membuat dadar gulung ini juga cukup mudah dan simpel. Namun pada kesempatan kali ini info yang akan kami bagikan pada Sabahat FamilyGuide adalah cara membuat Dadar Gulung Isi Coklat. Penasaran ingin mencoba membuatnya sendiri ? Langsung saja simak tipsnya berikut ini.



Bahan Dadar Gulung

• 1 butir telur
• 150 gram tepung terigu
• 400 ml susu cair
• 1 sendok teh vanili
• 1 sendok makan margarin, lelehkan
• Garam secukupnya

Isi Dadar Gulung
• 1 butir telur, ambil kuningnya
• 175 ml susu cair
• 1 sendok makan coklat bubuk
• Dark cooking chocolate secukupnya
• 2 sendok makan tepung maizena, kentalkan dengan air
• Garam secukupnya
Cara membuat Dadar Gulung
1. Campurkan tepung terigu, telur, susu, vanili, garam dan juga margarin, aduk hingga rata dan                 pastikan tidak ada yang menggumpal.
2. Jika sudah, buat dadar tipis diatas wajan teflon hingga adonan habis, sisihkan
3. Untuk membuat isi rebus susu, coklat bubuk, garam dan juga gula aduk hingga mendidih. Masukan       Dark cooking chocolate dan aduk hingga tercampur rata dan campurkan tepung maizena yang             sudah kental tadi.
4. Tambahkan kuning telur dan masak hingga matang, jika sudah silahkan diangkat.
5. Ambil 1 buah dadar beriisi coklat yang sudah matang tadi, lipat dan kemudian gulung. Dadar gulung     siap untuk di sajikan.

(Sumber & Foto : www.duniainter.net)
cc : https://www.facebook.com/FamilyGuideIndonesia?fref=nf

Memanaskan 6 Makanan ini, Tak Baik Bagi Kesehatan

    Biasanya kalau ada makanan yang masih tersisa banyak di malam hari, kita akan memasukkannya ke kulkas untuk dipanaskan lagi keesokan harinya. Hal ini biasanya dianggap wajar, padahal sebenarnya mengonsumsi makanan yang telah dihangatkan kembali bisa menimbulkan bahaya, lho. Kok bisa?
    Hal ini disebabkan karena beberapa makanan bisa berubah komposisinya setelah dipanaskan ulang. Banyak kandungan gizi yang bisa hilang, bahkan mengandung racun yang sangat berbahaya jika dikonsumsi lagi. Berikut ini beberapa jenis makanan yang nggak boleh dihangatkan kembali, seperti dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
1. Jamur
    Masakan jamur sebaiknya dimakan segera setelah dimasak. Jika dibiarkan lama, lebih baik kalau         kamu memakannya pada kondisi dingin apa adnya, jangan dipanaskan. Sebab, jika dipanaskan,           maka akan terjadi perubahan di dalam komposisi proteinnya, rasanya pun bisa saja berubah. Jika         kamu memakan jamur yang dipanaskan kembali, bisa-bisa pencernaanmu jadi bermasalah.
2. Ayam
    Boleh jadi, ayam adalah makanan yang paling sering dipanaskan kembali. Tapi sebaiknya, hal ini         jangan dilakukan, karena sama seperti jamur, kandungan protein yang baik pada ayam bisa hilang       akibat pemanasan kembali itu. Apalagi kalau kamu memanaskannya berulang-ulang, wah malah jadi     beracun, lho.
3. Bayam
    Bayam mengandung banyak nitrat yang jika kamu panaskan berulang kali, maka kandungan                 nitratnya akan berubah menjadi nitrit. Nitrit berpotensi menjadi karsinogen atau zat pemicu kanker.       Kalau mau makan bayam, makanlah segera setelah dihidangkan ya? Kalau disimpan lama,                   sebaiknya sih kamu makan dalam keadaan dingin apa adanya.
4. Seledri
    Seledri biasanya sering dijumpai pada makanan berkuah. Seledri juga mengandung nitrat yang             kalau dipanaskan bisa mengubah nitrit menjadi karsinogen. Kalau mau memanaskan, sebaiknya           potongan-potongan seledrinya dibuang dulu ya?
5. Telur
    Bagaimana kalau memanaskan telur? Sama berbahayanya. Jika dipapar suhu tinggi secara                   berulang, telur bisa-bisa menjadi racun jika kamu mengonsumsinya, terutama telur yang dimasak         dengan cara direbus atau dalam kondisi bulat dengan bagian kuning tetap berada di dalamnya.
6. Kentang
    Banyak orang percaya bahwa kentang mengandung banyak gizi penting untuk tubuh, makanya             kentang juga sering dijadikan makanan pengganti nasi bagi yang ingin menurunkan berat bandan.       Tapi kalau dipanaskan kembali, justru kandungan gizinya akan hilang bahkan menjadi beracun.             Kalau ingin memakannya, makanlah dalam keadaan dingin apa adanya, jangan dipanaskan ya?

(Sumber teks : www.brilio.net)
cc : https://www.facebook.com/FamilyGuideIndonesia?fref=nf